Tugas Akhir
Membangun security internet menggunakan PC router mikrotik di SMK PGRI 4 Kota Pasuruan / Wendra Khristianto
Abstrak
Teknologi Komunikasi berkembang pesat dengan ditemukannya jaringan komputer. Internet merupakan salah satu Teknologi Komunikasi yang menggunakan jaringan komputer. SMK PGRI 4 Pasuruan sangat membutuhkan peranan internet sebagai salah satu pembelajaran untuk mengenalkan cara berkomunikasi dan mengelola informasi. Di internet banyak terdapat informasi yang tidak berhubungan dengan dunia pendidikan yaitu situs porno. Untuk mengantisipasi akses situs porno dibutuhkan security. Salah satu perangkat yang dapat mengkonfigurasi sistem security adalah Router. Personal computer (PC) router berbasis mikrotik merupakan alternatif untuk menekan biaya pembelian router pabrikan yang harganya masih mahal. Mikrotik sebagai sistem operasi memiliki beberapa kelebihan yaitu lisensinya murah tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang besar instalasi tidak rumit dan administrasinya mudah. PC Router yang dibangun dengan menggunakan Mikrotik RouterOS bertujuan untuk sistem security salah satunya memblokir akses situs porno. Dalam pembangunan jaringan ini dibahas lebih rinci bagaimana mengkonfigurasi security menggunakan Mikrotik RouterOS. Langkah pertama dengan membangun jaringan LAN instalasi jaringan LAN pengaturan jaringan LAN instalasi Mikrotik pada PC Router dan pengaturan PC router mikrotik. Langkah kedua adalah mengkonfigurasi PC Router pada menu firewall dan web proxy agar diperoleh security akses dengan memasukkan daftar situs-situs internet yang berbau porno dan dengan kata kunci sehingga setiap komputer client di laboratorium TIK tidak dapat mengakses situs porno atau situs yang mengandung kata kunci berbau porno. Untuk mengetahui apakah jaringan yang dibangun dan sistem security dapat berjalan sesuai dengan rancangan maka dilakukan pengujian sistem operasi pada PC uji TCP/IP uji jaringan dengan cara ping untuk tes konektifitas yang meliputi uji jaringan lokal yaitu antar PC dalam satu jaringan dan uji jaringan internet dengan cara browsing ke internet. Kemudian yang terakhir yaitu pengujian mengakses situs porno dengan cara langsung memasukkan alamat situs porno dan dengan cara memasukkan kata kunci yang berbau porno. Kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan dan hasil pengujian adalah sistem security menggunakan firewall dan web proxy berhasil memblokir situs-situs porno yang telah dimasukkan dalam blacklist dan yang menggunakan kata kunci pada komputer client di laboratorium TIK. Dengan melihat hasil yang dicapai untuk pengembangan lebih lanjut perlu dilakukan upgrade mikrotik ke versi yang terbaru agar mendapatkan penyempurnaan sistem dan stabilitas dari PC Router Mikrotik.