Tugas Akhir
Aplikasi moodle untuk menunjang proses belajar mengajar di SMP Negeri 1 Munjungan Kabupaten Trenggalek / Ari Mardian
Abstrak
SMP Negeri 1 Munjungan yang ada di Desa Masaran Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek berjarak kurang lebih lima puluh kilometer dari Ibukota Kabupaten. Akses jalan menuju wilayah Kecamatan Munjungan yang curam dan terjal akan menjadi semakin sulit jika dalam kondisi hujan karena badan jalan menjadi sangat licin sehingga berimbas pada semakin tingginya tingkat ketidak-hadiran guru yang berdomisili di wilayah perkotaan. Jadi yang seharusnya setiap hari siswa melakukan kegiatan belajar mengajar terhalang dengan ketidak hadiran para guru pengajar tersebut. Metode penelitian meliputi sketsa lokasi dibangunnya LAN dan cara kerja sistem persiapan perancangan perangkat keras meliputi persiapan alat dan bahan instalasi atau pengkabelan serta sharing file. Setelah semua itu selesai dilanjutkan instalasi moddle pengaturan halaman depan pendaftaran pengguna penambahan materi pelajaran dan pengajar serta menambah materi berupa link ke website lain yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang luas. Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat melakukan sharing sumber daya. Pada SMPN 1 Munjungan komputer yang digunakan untuk proses pembelajaran masih bersifat individual. Sehingga antara komputer yang satu dengan yang lain belum saling berhubungan. Dalam tugas akhir ini akan dibahas jaringan yang akan dibangun di SMP Negeri 1 Munjungan yaitu berupa jaringan komputer lokal dalam satu ruangan yang digunakan sebagai kegiatan pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dengan dibangunnya jaringan tersebut akan membantu kegiatan pembelajaran bagi siswa ataupun untuk guru khususnya dalam kegiatan sharing file ataupun printer. Moodle adalah sebuah paket perangkat lunak yang berguna untuk membuat dan mengadakan kursus/pelatihan/pendidikan berbasis jaringan. Pembelajaran yang tidak mengharuskan pengajar bertatap muka dengan siswanya. Serta siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran yang disajikan tersebut.