Tugas Akhir
Membangun management bandwidth menggunakan PC router mikrotik di SMK PGRI 4 kota Pasuruan / Citra Diana
Abstrak
Sejalan dengan kemajuan dan pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terutama dalam bidang jaringan komputer maka menuntut lembaga pendidikan terutama sekolah yakni SMK PGRI 4 Pasuruan dalam membangun sebuah Laboratorium TIK yang dilengkapi dengan internet agar dapat diakses oleh guru dan siswa untuk mendapat informasi yang update cepat dan akurat. Akan tetapi kebebasan dalam memakai internet untuk download dan upload di laboratorium terkadang digunakan siswa untuk hal-hal yang kurang berguna dalam lingkungan pendidikan misalnya men-download film atau lagu. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan suatu sistem mangement bandwidth untuk mengatur pemakaian bandwidth di tiap-tiap user laboratorium agar penggunaan bandwidth dapat optimal sesuai dengan porsi dan kebutuhan masing-masing client dengan pembatasan download maupun upload. Salah satu perangkat yang dapat memanajemen bandwidth adalah Router. Personal computer (PC) router berbasis mikrotik merupakan alternatif untuk menekan biaya pembelian router pabrikan yang harganya masih mahal. Mikrotik sebagai sistem operasi karena memiliki beberapa kelebihan yaitu lisensinya murah tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang besar instalasi tidak rumit dan administrasinya mudah. PC router mikrotik mempunyai beberapa menu salah satunya adalah management bandwidth internet. Dalam pembangunan jaringan ini penulis membahas lebih rinci bagaimana me-management bandwidth menggunakan mikrotik. Langkah pertama dengan membangun jaringan LAN instalasi jaringan LAN pengaturan jaringan LAN instalasi mikrotik pada PC router dan pengaturan PC router mikrotik. Langkah kedua adalah mengkonfigurasi PC router pada menu queue agar diperoleh management bandwidth dengan batasan download 64 kbps dan upload 32 kbps pada setiap komputer client di laboratorium TIK dan konfigurasi monitoring trafik penggunan internet. Kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan dan hasil pengujian adalah sistem management bandwidth menggunakan queue membatasi bandwidth internet download 64 kbps dan Upload 32 kbps setiap komputer client di laboratorium TIK tidak melebihi batas yang ditentukan. Dengan melihat hasil yang dicapai untuk pengembangan lebih lanjut perlu dilakukan upgrade mikrotik ke versi yang terbaru agar mendapatkan penyempurnaan sistem dan stabilitas dari PC Router Mikrotik.