Tugas Akhir
Implementasi squid dan IP table sebagai proxy server dan firewall di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Pogalan / Moh. Samsul Muawan
Abstrak
Akses internet dengan banyak klien cukup banyak permasalahan baik yang dikarenakan sistem yang rentan terkena virus juga keterbatasan bandwidthpun muncul pula menjadi malasah. Di jaringan komputer yang memiliki banyak klien kontrol akses sangat diperlukan. Jika seseorang punya akses langsung ke komputer dalam jaringan mereka bisa memakai atau menyalah gunakan sumber daya jaringan itu. Sementara mekanisme software adalah komponen penting dari keamanan jaringan membatasi akses langsung ke alat-alat jaringan adalah mekanisme kontrol akses yang terbaik. Pada tugas akhir ini dikembangkan suatu sistem keamanan berupa Proxy Server dan Firewall. Dengan menggunakan Proxy Server dan Firewall ini seorang administrator jaringan dapat dengan mudah mengendalikan mengatur lalulintas jaringan dan hak akses masing-masing klien serta dengan mudah dapat melakukan perhitungan pemakaian koneksi ke internet oleh masing-masing klien . Proxy Server dan Firewall ini dibangun dengan menggunakan perangkat komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak squid dan IP Table. Dimana squid merupakan perangkat lunak proxy yang memiliki kemampuan berbeda dengan IP Table jika dengan proxy squid server dapat melakukan penyimpanan cache memory IP Table tidak dapat melakukan hal itu karena IP Table hanya mampu menjalankan beberapa aturan sesuai dengan perintah-perintah IP Table itu sendiri. Meskipun Proxy dan firewall berada pada lapisan yang berbeda menurut lapisan OSI(Open Systems Interconnection) yang mana Proxy berada pada lapiran Network sedangkan Firewall pada lapisan applikasi kedua komponen ini di padukan dalam satu personal komputer dalam penerapan ini sehingga tidak memerlukan tambahan perangkat keras yang berlebihan. Dari hasil yang diperoleh dengan adanya Proxy server dan Firewall ini semua akses dan aktifitas klien dalam mengakses informasi dapat terkontrol dengan baik oleh server sekaligus akses dapat dibatasi.Pembatasan ini dapat dilakukan demi kepentingan membatasi alamat-alamat situs porno maupun membatasi alamat-alamat situs yang memiliki resource yang besar sehingga dengan pembatasan terhadap alamat-alamat situs yang memiliki resource besar tersebut dapat mengurangi atau dapat menghemat penggunaan bandwidth yang berakibat akses informasi semakin lebih baik dan maksimal.