Skripsi
Pembelajaran bahasa arab di SMA se-kota Malang / Evi Rakhmawati Wardhani
Abstrak
i ABSTRAK Wardhani Evi Rakhmawati. 2009. Pembelajaran bahasa Arab di SMA Negeri Se- Kota Malang. Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Ali Ma sum S.Pd M.A (I). Kata kunci pembelajaran bahasa Arab SMA negeri Bahasa Arab telah terintegrasi dalam kurikulum sekolah-sekolah negeri (yang dalam bahasan ini dikhususkan pada SMA) tetapi minat untuk mempelajari bahasa Arab di masyarakat bisa dikatakan cukup rendah dibandingkan dengan bahasa-bahasa yang datang dari Benua Eropa. Oleh karena itu keputusan beberapa sekolah untuk menjadikan bahasa Arab menjadi salah satu muatan lokal dirasa perlu untuk diteliti. Dengan demikian sebuah pertanyaan besar yang harus dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran bahasa Arab di SMA Negeri se-Kota Malang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran bahasa Arab di SMA Negeri se-Kota Malang (2) kualifikasi guru bahasa Arab di SMA Negeri se-Kota Malang yang meliputi latar belakang pendidikan dan lama jam mengajarnya (3) perencanaan pembelajaran bahasa Arab di SMA Negeri se-Kota Malang meliputi (a) kurikulum (b) jadwal pelajaran (c) rencana pembelajaran (d) silabus dan (e) program tahunan dan program semester (4) pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab di SMA Negeri se- Kota Malang meliputi (a) buku teks (b) metode pembelajaran (c) media pembelajaran (d) teknik evaluasi/penilaian (5) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab di SMA Negeri se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif. Sedangkan jenis kualitatif dalam penelitian ini adalah studi kasus. Jenis instrumen yang dipakai oleh peneliti dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara dan pedoman observasi. Data yang didapat dalam penelitian ini adalah data dari hasil observasi dan dokumendokumen yang berkaitan dengan penelitian yang didapat dari subjek penelitian. Hasil dari penelitian ini memaparkan tentang beberapa hal yaitu (1) tujuan yang dipaparkan masih terlalu umum belum ada sebuah tujuan khusus pembelajaran bahasa Arab di tiap sekolah (2) seluruh guru telah memenuhi kualifikasi guru yang diminta oleh Departemen Pendidikan Nasional (3) seluruh sekolah yang menjadi subjek penelitian telah menerapkan KTSP meskipun belum menyeluruh setiap sekolah memiliki jam pelajaran yang terjadwal dan telah disesuakan dengan jumlah mata pelajaran beban belajar dan jam belajar siswa. Para guru masih belum maksimal dalam melakukan persiapan pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari tidak lengkapnya beberapa dokumen seperti silabus RPP program tahunan dan program sesmester (4) materi yang diajarkan sudah memenuhi standar kompetensi yang diminta oleh kurikulum bahasa Arab. Sedangkan metode pembelajaran masih cenderung monoton dan lebih banyak mengandalkan gramatika-terjemah. Media yang digunakan cukup atraktif di dua sekolah namun di dua sekolah yang lain masih perlu ditingkatkan lagi (5) evaluasi secara menyeluruh dilaksanakan dua kali dalam satu semseter secara ii terjadwal yaitu UTS dan UAS. Selain itu penilaian dilakukan dengan cara memberi tugas quiz dan ulangan harian (6) faktor pendukung utama yang diungkapkan keempat sekolah yang menjadi subjek penelitian adalah dukungan dari sekolah. Sedangkan hambatan yang dihadapi umumnya berupa kemampuan siswa yang heterogen dan minat siswa yang rendah terhadap bahasa Arab. Untuk mengatasi hambatan-hambatan yang ada perlu dilakukan beberapa langkah lain termasuk mengadakan acara-acara khusus untuk menunjang pembelajaran bahasa Arab disekolah-sekolah tersebut.