Tugas Akhir
Membangun E-Learning sebagai prasarana pendidikan di SMK negeri 2 Trenggalek / Susanti
Abstrak
ABSTRAK Susanti Dian. 2009. Membangun E-learning sebagai Prasarana Pendidikan di SMK Negeri 2 Trenggalek. Tugas Akhir Teknik Elektronika Program Pendidikan D-III Teknisi Komputer dan Jaringan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing Hari Suswanto S.T. M.T. Ahmad Fahmi S.T. M.T. Kata Kunci Intranet E-learning Moodle SMK Negeri 2 Trenggalek telah menggunakan komputer sebagai media pembelajaran yaitu untuk mata pelajaran KKPI saja. Untuk memaksimalkan fasilitas yang ada dan memudahkan kegiatan belajar mengajar perlu dibangun e-learning. E-learning adalah sebuah kegiatan belajar mengajar yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan. Sedangkan komputer yang ada di laboratorium masih stand alone. Oleh karena itu perlu dibangun jaringan komputer intranet agar komputer saling terhubung sehingga bisa dimanfaatkan untuk media pembelajaran e-learning. Metode perancangan meliputi identifikasi instalasi dan konfigurasi. Indentifikasi meliputi identifikasi jaringan server client serta Access Point. Installasi yang dilakukan meliputi instalasi perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (software) mulai dari perancangan hardware jaringan seperti 1 Server 15 Client sebuah AP serta 1 Switch/HUB dan juga instalasi OS (Operating System) yaitu Windows Server 2003 untuk server dan Windows XP untuk client sampai dengan aplikasi yang digunakan untuk e-learning yaitu Moodle. Sedangkan konfigurasi yang dilakukan adalah IP address Domain Name System (DNS) dan Wireless yang meliputi pengaturan mode yang digunakan serta sistem keamanan yang diberikan serta pada Moodle meliputi pengaturan halaman depan pendaftaran pengguna dan pengelolaan nilai. Hasil perancangan komputer di laboratorium SMKN 2 Trenggalek telah terbentuk jaringan intranet. Telah terhubung antara komputer client dengan komputer server yang telah terinstal Moodle. Siswa atau pendidik dapat mengambil atau menyimpan bahan-bahan belajar. Pengguna didaftarkan dan masing-masing diberi hak akses yang berbeda dimana admin yang mempunyai hak akses sepenuhnya dapat mengubah seluruh isi dari situs Moodle. Pengajar bisa meng-upload mata pelajaran mengubah isi dari bahan pelajaran serta membuat kuis. Dan siswa hanya bisa membaca men-download bahan pelajaran serta menjawab soal dari kuis. Di dalam situs Moodle berisi bahan pelajaran kuis pengumuman dan tugas yang diberikan untuk siswa. Kesimpulan perancangan e-learning yang digunakan sebagai prasarana pendidikan dapat menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Trenggalek. Dengan demikian proses pembelajaran dapat terus berjalan dengan lancar sehingga dapat meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) serta pendidikan yang ada di SMK Negeri 2 Trenggalek. Kedepannya diharapkan proses pembelajaran menggunakan fasilitas e-learning dapat diperluas dengan koneksi internet sehingga dapat diakses dimanapun dan kapanpun tetapi juga harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang dapat mengontrol fasilitas tersebut.