Tesis
Pengembangan bahan ajar buku teks pelajar ipa-kimia smp/mts / Esti Munafifah
Abstrak
ABSTRAK Munafifah Esti. 2010. Pengembangan Bahan Ajar Buku Teks Pelajaran IPA- Kimia SMP/MTs. Tesis Jurusan Pendidikan Kimia Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Drs. Effendy M.Pd. PhD. (II) Dr. Subandi M.Si. Kata-kata kunci pengembangan buku teks IPA-Kimia SMP/MTs Pembelajaran IPA di SMP/MTs adalah pembelajaran IPA terpadu. Dalam pembelajaran IPA terpadu ini materi dari berbagai cabang IPA yaitu biologi fisika dan kimia diharapkan diajarkan sebagai satu kesatuan yang utuh. Ada berbagai model keterpaduan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran IPA terpadu. Tiga model yang potensial untuk diterapkan adalah connected webbed dan integrated. Persoalannya adalah sampai saat ini dapat dianggap belum ada buku teks pelajaran IPA SMP/MTs yang mengupas materi biologi fisika dan kimia sebagai satu kesatuan yang utuh. Di samping itu untuk materi kimia dalam buku IPA yang telah ada susunannya dapat dianggap belum tepat karena tidak sesuai dengan sifat ilmu kimia yang hirarkis dan berjenjang. Buku teks pelajaran yang disarankan untuk digunakan di sekolah-sekolah adalah buku-buku teks pelajaran yang telah lolos penilaian yang dilakukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Standar penilaian buku teks pelajaran yang digunakan di sekolah-sekolah telah ditetapkan oleh BSNP. Standar penilaian ini meliputi berbagai aspek diantaranya adalah keruntutan kemutakhiran dan sifat tematik materi pelajaran. Oleh karena suatu buku teks pelajaran yang baik cenderung dapat dikembangkan apabila mengacu pada standar penilaian yang telah ditetapkan oleh BSNP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan materi pelajaran kimia dalam pembelajaran IPA terpadu di SMP/MTs berdasarkan standar penilaian buku teks pelajaran dari BSNP. Materi pelajaran tersebut dikemas dalam satu buku dengan judul IPA-Kimia SMP/MTs . Prosedur pengembangan meliputi lima tahap pokok yaitu (1) menganalisis Kompetensi Dasar (KD) IPA-Kimia SMP/MTs pada KTSP (2) menganalisis buku teks IPA-Kimia SMP/MTs yang telah beredar (3) menentukan urutan KD IPA-Kimia SMP/MTs secara hirarkis dan berjenjang (4) mengembangkan buku teks pelajaran IPA-Kimia SMP/MTs dan (5) penilaian dan revisi sampai dihasilkan produk berupa buku teks IPA-Kimia SMP/MTs. Subjek uji coba dari buku teks pelajaran yang dikembangkan adalah dosen Kimia UM siswa-siswi MTsN Blitar dan guru IPA-Kimia MTsN Blitar. Buku teks pelajaran IPA-Kimia yang telah dikembangkan dievaluasi oleh dosen kimia yang merupakan ahli isi serta oleh siswa dan guru bidang studi sebagai pengguna. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa tanggapan dan saran perbaikan dari dosen siswa dan guru. Data kuantitatif berupa hasil penilaian subjek uji coba terhadap buku yang telah dikembangkan yang diperoleh dari jawaban angket yang berisi standar penilaian buku teks pelajaran dari BSNP data dari hasil pretes dan postes. Tenik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik deskriptif. Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan buku teks hasil pengembangan digunakan statisitik uji t. Buku teks pelajaran IPA-Kimia SMP/MTs yang telah dikembangkan terdiri dari empat bab. Hasil evaluasi dari dosen kimia sebagai ahli isi untuk kelayakan isi dan kelayakan penyajian buku teks hasil pengembangan berada pada rentangan 86 100% (baik sekali). Hasil uji perorangan berkaitan dengan kesalahan ketik atau kesalahan tulis digunakan untuk revisi. Hasil uji kelompok kecil untuk kelayakan isi dan kelayakan penyajian berada pada rentangan nilai 86 100% (baik sekali). Hasil uji guru bidang studi untuk kelayakan isi bab I berada pada rentangan 86 100% (baik sekali) dan kelayakan penyajian berada pada rentangan 71 85% (baik). Untuk bab II III dan IV baik kelayakan isi maupun kelayakan penyajian berada pada rentangan nilai 71 85% (baik). Saran dari ahli isi guru bidang studi dan dari siswa digunakan untuk revisi. Peningkatan prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan buku teks hasil pengembangan adalah sangat signifikan. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t terhadap skor hasil belajar siswa. Nilai thitung untuk bab I II III dan IV masing-masing -9 1 -8 5 -21 0 dan -16 8. Harga thitung untuk semua bab berada diluar harga ttabel yaitu 2 02. Dari hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa buku teks pelajaran IPA-Kimia SMP/MTs hasil pengembangan layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPA terpadu. Untuk diseminasi lebih luas perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut dengan subjek uji coba yang lebih luas sehingga buku teks pelajaran IPA-Kimia SMP/MTs hasil pengembangan tersebut betul-betul layak untuk digunakan dalam pengajaran IPA terpadu.