Tugas Akhir
Peningkatkan prestasi belajar matematika FPB dan KPK dengan model pembelajaran jigsaw pada siswa kelas IV SDN Kayubebek III Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan / Budiono
Abstrak
ABSTRAK Budiono 2010. Peningkatan Prestasi Belajar Matematika FPB dan KPK Dengan Model Pembelajaran Jigsaw Pada Siswa Kelas IV SDN Kayukebek III Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan KSDP. Program S1 PGSD. Pembimbing Drs. Goenawan Roebyanto M.Pd. Kata Kunci Model Pembelajaran Jigsaw Pemecahan Masalah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatka kemampuan pemecahan masalah siswa dengan mengunakan pendekatan pembelajran jigsaw. Dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut (1) Bagaimanakah penerapan pembelajaran model jigsaw dalam upaya meningkatkan prestasi belajar tentang KPK dan FPB Pada siswa kelas IV SDN Kayukebek III Kab. Pasuruan . (2) Apakah model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah KPK dan FPB Pada siswa kelas IV SDN Kayukebek III Kab. Pasuruan . Subyek yang dikenai tindakan adalah seluruh siswa kelas IV SDN kayukebek III Kabupaten Pasuruan sebanyak 32 siswa. Penelitian ini diawali dengan pemberian tes awal yang bertujuan untuk memperoleh gambaran awal kemampuan siswa dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan KPB dan FPB. Hasil yang diperoleh melalui pemberian tes awal kepada siswa telah menunjukkan bahwa 50% siswa termasuk klasifikasi baik 40% siswa termasuk klasifikasi cukup baik Sedangkan yang termasuk klasifikasi kurang baik 10% siswa. Rendahnya nilai tersebut kemungkinan diakibatkan dalam kegiatan pembelajaran banyak ceramah. Perbaikan yang dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap tindakan meliputi tahap perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refeksi. Adapun instrumen yang digunakan ini dalam penelitian adalah observasi dan pedoman wawancara. Berdasarkan peneliti yang telah dilakukan didapatkan (1) hasil aktivitas guru siklus I dengan presentase 92 3% yang mempunyai kategori sangat baik dan siklus II dengan presentase 95 4% yang mempunyai kategori sangat baik sehingga terjadi peningkatan aktifitas guru 3 1% (2) Hasil observasi aktivitas siswa siklus I dengan presentase 81 3% yang mempunyai kategori baik dan siklus II dengan presetanse 85% yang mempunyai kategori sangat baik sehingga menjadi peningkatan aktivitas siswa sebesr sebesar 3 7% (3) Disini dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran model jigsaw kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN kayukebek III Kabupaten Pasuruan mengalami peningkatan.