Tugas Akhir
Penerapan guided discovery learning dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan penguasaan konsep bagian-bagian tumbuhan pada siswa kelas II SDN Pringo kecamatan Bululawang kabupaten Malang / Yulis Purwati
Abstrak
Purwanti Yulis.2010. Penerapan Guided Discovery Learning dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Bagian-bagian Tumbuhan pada Siswa Kelas II SDN Pringo Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang Elektronik Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. H. Ahmad Samawi M.Hum. Kata Kunci Guided Discovery Learning Penguasaan Konsep Bagian-bagian Tumbuhan SDN Pringo merupakan salah satu sekolah dasar yang terletak di Kabupaten Malang tepatnya di Kecamatan Bululawang. Dari hasil observasi proses pembelajaran di kelas II SDN Pringo terdapat permasalahan yang dihadapi pada pembelajaran IPA materi pokok bagian-bagian tumbuhan. diantaranya sulitnya siswa memahami konsep bagian-bagian tumbuhan yang telah dipelajarinya. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 65. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Guided Discovery Learning dalam meningkatkan penguasaan konsep bagian-bagian tumbuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dimana dalam penelitian terdapat tindakan untuk perbaikan kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini terdiri dua siklus. Tiap-tiap siklus melalui beberapa tahapan yaitu Planning/Perencanaan Action/Tindakan Observation/Pengamatan dan Reflection/Refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas II SDN Pringo dengan jumlah siswa 20 selama satu bulan tepatnya pada bulan Desember 2009. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan Guided Discovery Learning. Sebelum tindakan nilai rata-rata 65 dengan ketuntasan 60%. Setelah penerapan Guided Discovery Learning nilai rata-rata siswa pada siklus I naik menjadi 79 dengan ketuntasan belajar 80%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 87 5 dengan ketuntasan belajar 100%. Penerapan Guided Discovery Learning juga meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Rata-rata skor keaktifan siswa pada siklus I 3 5 atau 75% dan dikatakan baik sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 3 75 atau 93 75% dan dikatakan sangat baik. Dari hasil penelitian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan Guided Discovery Learning dapat meningkatkan penguasaan konsep bagian-bagian tumbuhan pada siswa kelas II SDN Pringo Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Oleh sebab itu sebaiknya guru hendaknya menggunakan metode Guided Discovery Learning karena selain dapat neningkatkan hasil belajar siswa dengan metode tersebut aspek keterampilan dan sikap ilmiah siswa dapat berkembang optimal.