Tugas Akhir
Penggunaan media kartu kalimat rumpang untuk meningkatkan keterampilan menceritakan kembali isi bacaan secara tertulis pada siswa kelas II SDN Warungdoyo I Pohjentrek Pasuruan / Supikati
Abstrak
ABSTRAK Supikati. 2010. Penggunaan Media Kartu Kalimat Rumpang untuk Meningkatkan Keterampilan Menceritakan Kembali Isi Bacaan secara tertulis pada Siswa Kelas II SSDN Warungdowo I Pohjentrek Pasuruan. Fakultas Ilmu Pendidikan. Jurusan KSDP. Program S-1 PGSD PJJ Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Hj. Sukamti M.Pd. Kata Kunci media kartu kalimat rumpang peningkatan keterampilan menceritakan kembali isi bacaan. Pembelajaran menceritakan kembali isi bacaan secara tertulis di Sekolah Dasar (SD) merupakan materi pelajaran yang sulit. Demikian juga di kelas II SDN Warungdowo I terbukti dari dokumen ulangan harian pada semester I tahun pelajaran 2008/2009 untuk materi tersebut diperoleh nilai rerata kelas pada kelas II A 60 21 II B 59 80 dan II C 60 34 dengan ketuntasan pada kelas II A 50% II B 52% dan II C 57%. Berdasarkan hal tersebut peneliti melaksanakan perbaikan pembelajaran dengan tujuan meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menceritakan kembali isi bacaan secara tertulis di kelas II B SDN Warungdowo I semester I tahun pelajaran 2009/2010. Menceritakan kembali isi bacaan merupakan salah satu bagian dari aspek keterampilan berbahasa yang harus dikuasai anak SD baik di kelas rendah maupun di kelas tinggi. Dilihat dari segi perkembangan kemampuan bercerita Siswa kelas II di Sekolah Dasar (SD) mampu menggunakan penanda awal dan akhir cerita. Media kartu kalimat rumpang yang digunakan agar dapat mempengaruhi efektifitas proses belajar dan mengajar dalam pembelajaran menceritakan kembali isi bacaan secara tertulis di kelas II B SDN Warungdowo I. Dalam penelitian ini guru bertindak sebagai peneliti dengan bantuan teman sejawat sebagai observer serta menggunakan model siklus PTK yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart dengan setiap siklus tindakannya terdiri atas (1) perencanaan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi dan (4) refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas II B SDN Warungdowo I Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan. Instrumen yang digunakan dalam penilaian adalah pedoman observasi tes dan pedoman wawancara. Pelaksanaan tindakan terdiri dari 2 siklus dengan rincian pada setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Hasil yang diperoleh dari penelitian mengalami peningkatan untuk keaktifan kerja kelompok dari siklus 1 ke siklus 2 adalah 6 96% untuk penilaian kinerja kelompok dari siklus 1 ke siklus 2 adalah 13 26% untuk penilaian tes secara individu siklus I ke siklus 2 adalah 22 01% dengan ketuntasan belajar pada siklus 1 sebesar 88% termasuk kategori baik dan pada siklus 2 sebesar 96% termasuk kategori amat baik. Penggunaan kartu kalimat rumpang dalam pembelajaran menceritakan kembali isi bacaan secara tertulis mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dengan demikian layak pula guru menggunakan media tersebut sebagai alternatif dalam pembelajaran yang sama untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Pada peneliti lain dapat dijadikan acuan dalam penelitian lanjutan.