Tugas Akhir
Penerapan pendekatan pembelajaran komunikatif untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa kelas II SDN Kendalrejo 04 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar tahun 2009/2010 / Suyati
Abstrak
Suyati. 2009. Penerapan Pendekatan Pembelajaran komunikatif untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa kelas II SDN Kendalrejo 04 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar PTK Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi S1 PJJ PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Tomas Iriyanto M.Pd. Kata Kunci Penerapan Pendekatan Pembelajaran Komunikatif keterampilan berbicara. Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD sangat vital karena erat kaitannya dengan mata pelajaran lainnya. Dengan demikian peserta didik harus mampu menggunakan Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi baik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Matematika IPA maupun mata pelajaran lainnya. Pembelajaran Bahasa Indonesia harus diajarkan secara terpadu yang meliputi aspek menyimak berbicara membaca dan menulis. Namun demikian di SDN Kendalrejo 04 aspek berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kurang mendapatkan porsi sebagaimana mestinya akibatnya kemampuan siswa dalam berbicara atau berkomunikasi lisan menggunakan Bahasa Indonesia sangat rendah. Hal ini berpengaruh pula pada Mata Pelajaran lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan komunikatif yang dapat meningkatkan ketrampilan berbicara pada siswa kelas II SDN Kendalrejo 04. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan soal-soal tes. Data yang dideskripsikan meliputi data kegiatan pembelajaran data hasil observasi keaktifan siswa data hasil observasi unjuk kerja siswa dan data hasil tes belajar siswa. Penelitian ini menggunakan langkah-langkah perencanaan pelaksanaan / tindakan observasi dan refleksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas II SDN Kendalrejo 04 Kecamatan Talun yang berjumlah 28 siswa. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa melalui penerapan pendekatan pembelajaran komunikatif ada peningkatan keaktifan siswa dan peningkatan ketuntasan belajar siswa berupa ketrampilan berbicara. Keaktifan siswa pada siklus I adalah 76% pada siklus II meningkat menjadi 81% prosentase keaktifan ini lebih tinggi dari indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I adalah 59% pada siklus II meningkat menjadi 82%. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran komunikatif dapat meningkatkan keaktifan siswa dan meningkatkan ketrampilan berbicara siswa.