Tugas Akhir
Pembenahan kesalahn konsep perbandingan bilangan pecahan SDN Sukorejo 3 Kota Blitar malalui media tiga dimensi / Siti Munawaroh
Abstrak
ABSTRAK Siti Munawaroh 2010. Pembenahan Kesalahan Konsep Perbandingan Bilangan Pecahan SDN Sukorejo 3 Kota Blitar melalui Media Tiga Demensi. ETA PJJ SI PGSD Universitas Negeri Malang Angkatan Pertama . Pembimbing Drs. HERU AGUS TRI W IJAYA M.Pd Kata Kunci Konsep Perbandingan Bilangan Pecahan Sederhana Media 3 Dimensi Pembelajran Matematika di Sekolah Dasar menurut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Matematika bertujuan memahami konsep matematika menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau alogaritme secara luwes akurat dan tepat dalam pemecahan masalah . Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa guru dalam mengajarkan perbandingan bilangan pecahan cenderung verbal tanpa menggunakan alat peraga. Berdasarkan kenyataan itu serta observasi terhadap siswa kelas III SDN Sukorejo 3 Kota Blitar yang masih banyak terdapat kesalahan konsep perbandingan pecahan yang berpenyebut tidak sama. Penelitian bertujuan untuk pembenahan kesalahan konsep perbandingan bilangan pecahan di SDN Sukorejo 3 Jln Mawar 40 Kelurahan sukorejo Kecamatan Sukorejo Kota Blitar yang dilakukan akhir semester I tahun ajaran 2009/2010 Subyek penelitian adalah siswa kelas III A. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berbentuk tindakan kelas dan dilakukan 2 siklus masing-masing siklus dua pertemuan. PTK ini dilaksanakan dalam pembelajaran untuk pembenahan kesalahan konsep perbandingan bilangan pecahan yang berpenyebut tidak sama yaitu pertama siswa diarahkan untuk memahami pecahan sederhana langkah-langkah yang dilakukan adalah siswa harus memahami dulu konsep perbandingan bilangan pecahan berpenyebut tidak sama. Pembelajaran dilakukan dengan metode tanya jawab demontrasi dan menggunakan alat bantu media tiga demensi yang ada di sekitar dan mudah dipotong seperti buah apel roti tempe kertas. Pembelajaran pertama adalah memaparkan konsepsi awal tentang perbandingan pecahan. Kedua memaparkan pengurangan kesalahan konsep perbandingan pecahan menggunakan media tiga demensi. Ketiga memaparkan konsepsi akhir siswa setelah diajarkan dengan media tiga demensi.Keempat memaparkan tangapan siswa terhadap pembelajaran setelah menggunakan media tiga demensi. Hasil penelitian ini dilakukan terhadap 25 siswa menunjukkan sebagai berikut hasil tes awal penelitian perbandingan bilangan pecahan berpenyebut tidak sama siswa yang relatif tidak mengalami kesulitan belajar. Setelah dilakukan tindakan sampai dengan siklus II diperoleh hasil sebagai berikut (1)Tindakan siklus I pertemuan satu siswa masih banyak yang kurang memahami konsep perbandingan pecahan. (2) Tindakan pada siklus kedua membandingkan bilangan pecahan dengan menggunakan gambar. (3) Tindakan siklus II pertemuan pertama membandingkan bilangan pecahan menggunakan media tiga demensi dan meletakkan tanda pembanding. (4) Tindakan siklus II pertemuan 2 membandingkan bilangan pecahan dengan hasil yang diperoleh siswa tidak mengalami kesulitan . Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bahwa kegiatan pembelajaran perbandingan pecahan guru hendaknya menggunakan media tiga demensi berupa benda-benda yang mudah dipotong seperti roti apel tempe untuk membandingkan bilangan pecahan