Tugas Akhir
Peningkatan pemahaman membaca permulaan melalui penerapan CTL ( Contextual Teaching and Learning ) Dalam pembelajaran bahasa indonesia kelas I SDN tumpakoyot 02 kecamatan bakung kabupaten blitar / Siti Asiyah
Abstrak
ABSTRAK Asiyah Siti. 2010 Peningkatan Pemahaman Membaca Permulaan Melalui Penerapan CTL ( Contextual Teaching And Learning ) dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas I Di SDN Tumpakoyot 02 Kecamaan Bakung Kabupaten Blitar. Jurusan KSDP Program Studi S1 PJJ PGSD FIP Universitas Negeri Malang Pembimbing Drs. Tomas Iriyanto M.Pd Kata kunci CTL Pemahaman Membaca Permulaan SD Dalam proses pembelajaran kelas I di SDN Tumpakoyot 02 Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar yang mempunyai jumlah siswa 15 anak hanya ada 5 siswa yang mempunyai kemampuan mencapai penguasaan materi 33 33 % keatas sedangkan sisanya 10 siswa atau 66 77 % belum menguasai materi. Selama proses pembelajaran berlangsung siswa kurang memperhatikan terhadap penjelasan guru tentang materi yang diberikan. Ketika ditanya apakah materi sudah paham hampir semua anak serentak menjawab sudah dan ketika ditanya apakah ada yang belum mengerti semua siswa diam. Kekurangan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar adalah perhatian siswa terhadap materi pembelajaran sangat kurang siswa kurang memahami penjelasan guru hasil belajar siswa rendah. Penulis melakukan penelitian perbaikan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran CTL ( Contextual Teaching and Learning ) untuk meningkatkan pemahaman membaca permulaan pada siswa kelas I terhadap materi Bahasa Indonesia tentang deskripsi benda-benda Beradasarkan hasil penelitian aktivitas belajar siswa yang dilihat selama proses pembelajaran pada siklus I mencapai 64 58 % sedangkan pada siklus II mencapai 79 16 %. Berarti aktivitas pada siklus II meningkat dari aktivitas belajar siswa pada siklus I yaitu mengalami peningkatan 14 58 %. Prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai 61 33 % sedangkan pada siklus II mencapai 70 33 %. Hal ini mengalami peningkatan 9 %. Penerapan Pembelajaran Kontekstual dalam Pembelajaran Membaca Permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan ketepatan tindakan guru Sehingga siswa merasa tertantang untuk mengetahui pembelajaran lebih lanjut sehingga penerapan pembelajaran kontekstual dalam membaca permulaan merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan prestasi dan aktivitas belajar siswa. Pada siklus I mencapai 67 % yang dikategorikan dengan nilai baik sedangkan pada siklus II mencapai 80 % yang dikategorikan dengan nilai baik. Hal ini berarti penerapan pembelajaran kontekstual pada pembelajaran membaca permulaan efektif untuk diterapkan karena dapat menambah semangat siswa untuk giat aktif dalam belajar dan menambah penguasaan siswa terhadap pemahaman membaca sehingga siswa mampu memahami suatu kata atau kalimat.Siswa dapat menemukan kebermaknaan dalam belajar apabila materi yang disampaikan guru berkaitan dengan kehidupan sehari-hari