Skripsi
Pemahaman gambaran mikroskopis dan konsep-konsep dasar kesetimbangan kimia pada siswa kelas IX semester I SMA negeri 8 malang / Faqul Linnas
Abstrak
ABSTRAK Linnas Faqul. 2010. Pemahaman Gambaran Mikroskopis dan Konsep-Konsep Dasar Kesetimbangan Kimia Pada Siswa Kelas XI Semester I SMA Negeri 8 Malang. Skripsi Jurusan Kimia Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Moh Sodiq Ibnu M.Si (II) Drs. Muhadi. Kata kunci gambaran mikroskopis konsep-konsep dasar kesetimbangan kimia Sebagian besar konsep dalam ilmu kimia merupakan konsep-konsep yang abstrak untuk memahami konsep abstrak ini diperlukan kemampuan intelektual yang tinggi yang oleh Piaget disebut sebagai kemampuan berpikir formal. Berdasarkan hasil penelitian tidak semua siswa SMA telah mencapai taraf berpikir formal sehingga untuk mempermudah siswa memahami konsep kimia yang abstrak maka digunakan suatu gambaran mikroskopis. Gambaran mikroskopis merupakan visualisasi dari obyek sebenarnya yang mikroskopis yang disusun sedemikian rupa sehingga ciri-cirinya diusahakan semirip mungkin dengan obyek mikroskopis tersebut (Bent 1984 774). Dalam gambaran mikroskopis ini konsep kimia yang bersifat abstrak diilustrasikan melalui gambar. Pokok bahasan kesetimbangan merupakan salah satu materi yang sebagian besar konsepnya bersifat mikroskopis. Tingginya tingkat keabstrakan konsep-konsep dalam bahasan ini dapat menghasilkan kesalahan konsep padahal kesalahan konsep adalah sesuatu yang harus dihindarkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) pemahaman siswa tentang gambaran mikroskopis kesetimbangan kimia pada siswa kelas XI SMA Negeri 8 Malang 2) mengetahui pemahaman konsep-konsep dasar siswa kelas XI SMA Negeri 8 Malang tentang kesetimbangan kimia 3) mengetahui hubungan tentang pemahaman gambaran mikroskopis dengan pemahaman konsep-konsep dasar kesetimbangan kimia pada siswa kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 8 Malang yang terdiri dari 6 kelas jurusan IPA. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik sampling sederhana dengan dasar pemikiran bahwa setiap subyek dalam populasi memiliki kemungkinan yang sama untuk menjadi anggota sampel hingga didapatkan siswa kelas XI-IA 1 dan XI-IA 2. Instrumen yang digunakan adalah tes obyektif dengan empat pilihan jawaban yang terdiri dari 22 soal hasil uji validasi terhadap tes pemahaman konseptual menunjukkan validitas butir tes berkisar antara 0 30-0 72 dan dengan menggunakan rumus Kuder-richardson 20 atau KR-20 diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0 68. Untuk tes penggambaran mikroskopis kesetimbangan kimia hasil uji validasi menunjukkan validitas isi tes 97% dan koefisien reliabilitas sebesar 0 59. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut (1) pemberian skor (2) pengelompokan butir soal kedalam konsep berdasarkan kisi-kisi soal (3) menghitung persentase jumlah siswa yang menjawab benar untuk penentuan pemahaman konsep (4) menghitung persentase tiap butir pilihan jawaban benar (5) penentuan tingkat pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pemahaman gambaran mikroskopis untuk kesetimbangan dinamis diperoleh persentase jawaban benar ii siswa sebesar 82 2% ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa termasuk dalam kategori sangat tinggi dan untuk pergeseran kesetimbangan memberikan persentase sebesar 76 3% yang menunjukkan pemahaman siswa berada dalam kategori tinggi 2) Pemahaman konseptual kesetimbangan dinamis diperoleh persentase jawaban benar siswa sebesar 95 7% ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa termasuk dalam kategori sangat tinggi dan untuk pergeseran kesetimbangan memberikan persentase sebesar 73 8% yang menunjukkan pemahaman siswa berada dalam kategori tinggi 3) terdapat hubungan antara pemahaman gambaran mikroskopis dengan pemahaman konseptual kesetimbangan kimia siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0 38.