Tugas Akhir
Penerapan strategi pemecahan masalah heuristik II untuk meningkatkan balajar hitung penjumlahan di kelas I SD / Neni Lita Herminati
Abstrak
ABSTRAK Herminati L. N. Penerapan Strategi Pemecahan Masalah Heuristik II untuk Meningkatkan Belajar Hitung Penjumlahan di Kelas I SD Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan KSDP Program PJJ S1 PGSD. Pembimbing Dra. Sri Harmini S.Pd M.Pd. Kata Kunci Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) Strategi Pemecahan Heuristik II Penjumlahan Matematika SD. Guru sebagai pelaksana dan pengembang pembelajaran harus mampu memilih dan menerapkan berbgai pendekatan dan metode untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil observasi awal diketemukan bahwa hasil belajar siswa di SDN Ngemplakrejo dari 30(100%) siswa sebanyak 23 (76.6%) siswa belum mencapai kriteria ketentuan kelas yang diharapkan minimal 80%. Berdasarkan hal itu pendekatan pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan strategi pemecahan masalah heuristik dalam pembelajaran matematika sangat tepat sebagai alternatif dalam proses pembelajaran karena siswa dilibatkan secara aktif efektif dan menyenangkan dalam pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran matematika melalui penerapan strategi pemecahan masalah heuristik II (2) Meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematikan melalui penerapan strategi pemecahan masalah heuristik II (3) Meningkatkan kemampuan belajar hitung penjumlahan pada siswa kelas I SDN Ngemplakrejo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan metode Kemmis dan Taggart yang terdiri dari empat fase yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan teknik tes dan non tes (observasi dan wawancara) sedangkan instrumen pengumpulan data berupa pedoman observasi untuk menilai aktivitas kreativitas efektivitas dan pembelajaran menyenangkan bagi siswa soal pre test dan post test untuk menilai hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan menerapkan strategi pemecahan masalah heuristik II. Dari hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pembelajaran matematika dengan menerapkan strategi pemecahan masalah heuristik II terjadi beberapa peningkatan yaitu (1) untuk aktivitas kreativitas efektivitas dan rasa senang siswa terhadap pembelajaran yang diperoleh mulai siklus I sampai siklus II mengalami peningkatkan yang signifikan. Yaitu dari 30 (100%) siswa seluruhnya sudah mencapai kriteria aktif kreatif efektif dan rasa senang dalam pembelajaran (2) hasil belajar pada waktu pre test adalah 46 7 dengan kriteria sangat rendah mengalami peningkat pada siklus I yaitu 74 6 dengan kriteria cukup tinggi dan mengalami peningkatan yang signifikan lagi pada siklus II 87 6 dengan kriteria tinggi. Meskipun ada 3 (10%) yang tidak mencapai kriteria ketuntasan individu namun ketuntasan belajar kelas sudah tercapai yaitu minimal 80%. Namun demikian nampaknya masi sangat di perlukan upaya-upaya lebih lanjut dalam usaha memperbaiki dan menngkatkan hasil belajar siswa di sekolah tersebut.