UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan hasil belajar penerapan pembelajaran kontekstual model react dan pembelajaran konvensional mata pelajaran geografi kelas XI SMA Negeri 7 Malang / Elly Mulia

Mulia, Elly - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Mulia Elly. 2009. Perbedaan Hasil Belajar Penerapan Pembelajaran Kontekstual Model REACT dan Pembelajaran Konvensional Mata Pelajaran Geografi Kelas XI SMA Negeri 7 Malang. Skripsi Jurusan Geografi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Edy Purwanto M.Pd (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu M.Si. Kata kunci Pembelajaran Kontekstual model REACT hasil belajar. Pembelajaran mempunyai peran yang penting dalam perbaikan mutu Sumber Daya Manusia (SDM). Memajukan kemampuan anak didik tidaklah mudah karena sifat pembelajaran yang semakin kompleks. Guru siswa kurikulum sarana dan prasarana yang termasuk di dalam proses pembelajaran saling berhubungan.Guru mempunyai tugas memilih metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan karakteristik siswa serta materi yang disampaikan demi tercapainya tujuan pendidikan khususnya belajar geografi. Model pembelajaran merupakan salah satu komponen yang sangat penting untuk peningkatan kemampuan anak didik dalam proses belajar mengajar. Model pembelajaran REACT merupakan singkatan dari Relating (menghubungkan) Experiencing (mengalami) Applying (Mengaplikasikan) Cooperating (bekerjasama Transfering (memindahkan). Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk membuktikan adanya perbedaan hasil belajar antara penerapan pembelajaran kontekstual model REACT denngan pembelajaran konvensional mata pelajaran geografi kelas XI SMA Negeri 7 Malang. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 7 Malang semester Genap tahun ajaran 2008/2009. Penelitian ini mengambil dua kelas satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan dengan cara pemberian tes kemampuan awal (prates) dan tes kemampuan akhir (pascates). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata tes kemampuan awal (prates) kelas eksperimen sebesar 49 428 dan nilai rata-rata tes kemampuan akhir (pascates) sebesar 79. Selisih skor hasil kemampuan awal (prates) dan kemampuan akhir (pascates) atau gain score sebesar 29 571. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar Geografi siswa yang menggunakan pembelajaran kontekstutual model REACT lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar untuk kelas eksperimen adalah 29 5714 sedangkan rata-rata untuk kelas kontrol adalah 17 8571. tesAnalisis data dilakukan dengan uji Paired Sample Test dengan bantuan SPSS 14.0 for Windows.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran kontekstual model REACT berpengaruh terhadap hasil belajar Geografi.Saran yang diajukan bagi guru bidang studi Geografi hendaknya menggunakan pembelajaran kontekstual model REACT agar hasil belajar siswa lebih baik.


Informasi Detail
DDC
Rs 910.76 MUL p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi, 2010.
Deskripsi Fisik
vii, 96 + [7] lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01351/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2010
Subjek
1. GEOGRAFI - PRETASI BELAJAR
2. GEORAFI - PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MODEL REACT

Pembimbing
1. EDY PURWANTO ; 2. YUSWANTI ARIANI WIRAHAYU
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik