Tugas Akhir
Peningkatan hasil belajar matematika konsep pengukuran melalui pembelajaran kontekstual metode inkuirisiswa kelas III SDN Kobonagung Pasuruan / Ida Herlina Hari Suwati
Abstrak
ABSTRAKSI Peningkatan Hasil Belajar Matematika Konsep Pengukuran melalui Pembelajaran Kontekstual Metode Inkuiri Siswa Kelas III SDN Kebonagong Pasuruan Oleh Ida Herlina Hari Suwati Permasalahan umum di bidang pendidikan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah rendahnya kualitas pendidikan khususnya pendidikan dasar. Saat ini pemerintah melalui Menteri Pendidikan Nasional(Permendiknas) yang mengatur standar isi pendidikan di Indonesia tidak tanggung-tanggung pemerintah mengeluarkan tiga permendiknas sekaligus yaitu Permendiknas RI No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Permendiknas RI No 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Permendiknas RI No 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan kedua Permendiknas di atas. Terbitnya Permendiknas tersebut merupakan angin segar dalam dunia pendidikan di Indonesia khususnya bagi mata pelajaran matematika. Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut (1) memahami konsep matamatika menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma secara luwes akurat efisien dan tepat dalam pemecahan masalah. (2) menggunakan penalaran pada pola atau dan sifat melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi menyusun bukti atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika (3) memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah merancang model matematika menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh (4) mengkomunikasikan gagasan dalam simbol tabel diagram atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah (5) memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan yaitu memiliki rasa ingin tahu perhatian dan minat dalam mempelajari matematika serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. Sementara itu dalam kehidupan sehari-hari matematika masih dipandang sebagai suatu mata pelajaran yang sulit menakutkan dan membosankan bagi siswa. Begitu pula dengan siswa kelas III D SDN Kebonagung Pasuruan selama pembelajaran matematika di kelas menurut pengamatan penulis selaku guru kelas dirasakan hasil belajarnya sangat kurang memuaskan Terbukti setelah usai pembelajaran materi menyelesaikan masalah yang berkaitan menggunakan alat ukur dalam pemecahan masalah diadakan tes tertulis secara individu dengan jumlah soal 5 butir. Dari 31 orang siswa hasil tes diperoleh nilai rata-rata 59 dengan perincian nilai sebagai berikut 2 orang siswa memperoleh nilai 100 4 orang siswa memperoleh nilai 90 4 orang siswa memperoleh nilai 80 5 orang siswa memperoleh nilai 60 dan 16 orang siswa memperoleh nilai 40. Dari 10 butir soal yang paling banyak siswa yang salah adalah soal nomor 2 dan 4 tentang hubungan antar satuan panjang. Bertitik tolak dari latar belakang permasalahan tersebut di atas maka dalam penelitian ini penulis mengambil judul Peningkatan Hasil Belajar Matematika Konsep Pengukuran melalui Pembelajaran Kontekstual Metode Inkuiri Siswa Kelas III SDN Kebonagung Pasuruan Mengingat metode inkuiri mempunyai kelebihan-kelebihan maka metode inkuiri digunakan dalam pembelajaran matematika untuk lebih mudah menanamkan konsep pengukuran di kelas III SDN Kebonagung Pasuruan. Pembelajaran dengan metode inkuiri tidak selalu menggunakan sarana dan prasarana yang dibeli dengan harga mahal akan tetapi lingkungan di sekitar daat digunakan sebagai penunjang pembelajaran matematika. Diharapkan dengan pembelajaran yang diterapkan melalui penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar matematika konsep pengukuran pada siswa kelas III SDN Kebonagung Pasuruan.