UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh pembelian gel lidah buaya (aloe barbadensis mill) terhadap mortalitas fasciola hepatica secara in vitro / Windaniyah Sri Rahayu

Rahayu, Windaniyah Sri - Nama Orang;

Abstrak
Penyakit Fascioliasis pada hewan ternak bisa menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi peternak. Penanggulangan fascioliasis ini dilakukan dengan pemberian obat sintesis. Penggunaan obat-obat sintetis dapat menimbulkan efek samping yang merugikan maka pengobatan tradisional menjadi salah satu alternatif yang digunakan oleh masyarakat. Dan salah satunya adalah dengan memanfaatkan tanaman TOGA yakni lidah buaya. Lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki banyak khasiat antara lain sebagai penyubur rambut penyembuh luka dan untuk perawatan kulit. Seiring perkembangannya tanaman lidah buaya juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat yaitu menurunkan kadar gula menurunkan kolesterol dan bagian gelnya digunakan sebagai obat cacingan secara tradisional. Kandungan kimia yang ada pada gel lidah buaya adalah tanin aloin flavonoid saponin dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pemberian gel Lidah buaya terhadap mortalitas Fasciola hepatica (2) mengetahui konsentrasi pemberian gel yang efektif dalam mortalitas Fasciola hepatica. Jenis penelitian eksperimen dalam RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan jumlah ulangan sebanyak 6 dan jumlah taraf perlakuan sebanyak 6 yakni 0% 1% 2% 3% 4% 5%. Penelitian ini dilakukan di laboratorium biologi ruang BIO 307 mulai dari bulan Juni-September 2008. Obyek penelitian adalah cacing Fasciola hepatica sebanyak 216 ekor. Mortalitas Fasciola hepatica dihitung berdasarkan jumlah cacing yang mati dibagi dengan jumlah cacing yang digunakan dalam penelitian kemudian dikalikan seratus persen. Data mortalitas cacing dianalisis dengan analisis varian tunggal untuk mengetahui pengaruh pemberian gel lidah buaya terhadap mortalitas Fasciola hepatica dan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fhitung (9 536) lebih besar dari Ftabel (3 86) yang berarti bahwa ada pengaruh pemberian gel Lidah buaya terhadap mortalitas Fasciola hepatica. Dari hasil uji lanjut BNT menunjukkan konsentrasi 5 % memiliki rerata mortalitas paling besar dibanding konsentrasi lain.


Informasi Detail
DDC
Rs 616.362 RAH p
Prodi
Univeritas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 44 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01378/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. FASCIOLA EPATICA - MORTALITAS
2. GEL (LIDAH BUAYA)

Pembimbing
1. ENDANG SUARSINI ; 2. SOFIA ERY RAHAYU
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik