Skripsi
Pengaruh tingkat petumbuhan kredit dan tingkat non performing loan (NPL) terhadap profitabilitas pada bank umum swasta nasional periode 2006-2008 / Dyah Mustikha Wati
Abstrak
ABSTRAKSI Wati Dyah Mustikha. 2009 Pengaruh Tingkat Pertumbuhan Kredit Dan Tingkat Non Performing Loan Terhadap Profitabilitas Bank Umum Swasta Nasional Periode 2006 - 2008. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dr. Hadi sriwiyana MM. (2) Drs. Mohammad Hari M.Si. Kata Kunci Tingkat Pertumbuhan Kredit Tingkat NPL (Non Performing Loan) Profitabilitas Kredit merupakan usaha pokok dari Lembaga Keuangan Bank semakin besar volume kredit yang diterima bank maka semakin besar kemungkinan laba yang akan diperoleh. Juka pertumbuhan kredit meningkat maka hasil usaha atau laba yang diperoleh akan meningkat juga. Peningkatan laba dengan jumlah asset tertentu kemudian akan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Peningkatan laba perbankan juga dipengaruhi oleh tingkat NPL (Non Performing Loan) karena semakin tinggi angka NPL suatu bank maka laba yang diperoleh juga akan rendah sehingga hal ini dapat menurunkan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan kredit tingkat NPL kondisi profitabilitas Bank Umum Swasta Nasional Periode Triwulan Tahun 2006-2008 serta untuk mengetahui apakah tingkat pertumbuhan kredit dan tingkat NPL baik secara simultan maupun parsial berpengaruh terhadap Profitabilitas Bank Umum Swasta Nasional Periode 2006-2008. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisa regresi berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa tingkat pertumbuhan kredit dan tingkat NPL berpengaruh terhadap perubahan ROA baik secara parsial maupun simultan. Begitu pula dengan ROE baik secara simultan maupun parsial pertumbuhan kredit dan NPL memiliki pengaruh signifikan terhadap perubahan ROE. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh disarankan kepada pihak bank untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan pengelolaan kredit secara lebih efektif selain itu pihak bank juga harus selektif dalam memilih calon nasabah agar dapat menekan angka NPL serendah mungkin. Kepada investor penulis menyarankan agar tidak memilih bank yang memiliki anggak kredit macet yang tinggi.