Skripsi
Pengaruh EVA (Economic Value Added), MVA (Market Value Added) dan ROI (Return On Investment) terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang listing di bei periode 2006-2008 /Febrianto Frans Deni
Abstrak
ABSTRAK Deni Febrianto. 2009. Pengaruh EVA (Economic Value Added) MVA (Market Value Added) dan ROI (Return On Investment) terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang Listing Di BEI Periode 2006-2008. Skripsi Jurusan S1 Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mohammad Hari M.Si. (II) Lulu Nurul Istanti S.E. M.M. Kata Kunci EVA (Economic Value Added) MVA (Market Value Added) ROI (Return On Investment) dan Harga Saham. EVA (Economic Value Added) merupakan analisis kinerja keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan nilai tambah bagi para investor. MVA (Market Value Added) merupakan selisih antara nilai pasar dengan modal yang diinvestasikan oleh investor. ROI (Return On Investment) merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan untuk operasi perusahaan guna menghasilkan keuntungan. Harga Saham adalah jumlah yang sebenarnya bersedia dibayar oleh investor untuk selembar saham yang diperdagangkan di bursa efek. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja perusahaan berdasarkan analisis EVA MVA dan ROI. Disamping itu juga untuk mengetahui bagaimana pengaruh EVA MVA dan ROI terhadap harga saham. Populasi penelitian ini meliputi semua perusahaan yang termasuk dalam perusahaan manufaktur yang go public di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 11 perusahaan yang masuk dalam 50 biggest market capitalization. Periode pengamatan penelitian ini selama 3 tahun yaitu 2006-2008 menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perusahaan sampel memiliki nilai EVA positif. Nilai MVA menunjukkan bahwa dari 11 sampel 4 perusahaan memiliki nilai MVA positif. Seluruh perusahaan sampel memiliki nilai ROI positif. Nilai harga saham dari 11 perusahaan sampel yang memiliki harga saham tertinggi adalah saham perusahaan Semen Gresik (Persero) (SMGR). Sedangkan saham yang memiliki harga terendah adalah saham perusahaan Indah Kiat Pulp And Paper (INKP). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel EVA MVA dan ROI secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham sedangkan secara parsial dari 3 variabel bebas tersebut hanya variabel EVA dan MVA yang memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Saran bagi penelitian selanjutnya sebaiknya meningkatkan cara mengukur atau mendeteksi faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham serta mengamatinya untuk periode waktu yang berbeda dengan jangka waktu pengamatan yang lebih lama dari penelitian ini dan memperbanyak jumlah perusahaan yang dijadikan sampel.