UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Masalah dan solusi guru dalam mengembangkan bahan ajar ekonomi di MTS Hasyim Asy\'ari Batu / Sulistyawati

Sulistyawati - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Sulistyawati. 2010. Masalah dan solusi guru dalam mengembangkan bahan ajar ekonomi di MTs Hasyim Asyari Batu. Skripsi jurusan ekonomi Pembanguanan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Mit Witjaksono MS.Ed. (2) Drs. Prih Hardinto M.Si Kata kunci pengembangan bahan ajar masalah solusi Saat ini banyak anggapan yang menilai guru kurang serius dalam mengembangkan profesinya. Hal ini dapat dilihat dari guru yang tidak mempunyai persiapan mengajar dan kurang minatnya guru dalam mengembangkan kualitas dirinya. Guru dituntut untuk dapat mengembangkan bahan ajar namun saat ini banyak guru yang kurang antusias dalam menjalankan profesinya khususnya dalam mengembangkan bahan ajar. Menurunnya produktivitas guru ini sangat disayangkan mengingat banyaknya manfaat yang diperoleh dari pengembangan bahan ajar. Pentingnya pengembangan bahan ajar ini karena bahan ajar harus sesuai dengan tuntutan kurikulum karakteristik siswa dan dapat memecahkan masalah dalam pembelajaran. Menurunnya kualitas dan produktivitas guru dalam memenuhi tuntutan pengembangkan bahan ajar mungkin disebabkan karena adanya masalah dan keterbatasan. Hal ini berkaitan dengan situasi yang dialami oleh pribadi guru sehari-hari. Salah satu cara untuk mengatasi masalah atau keterbatasan dalam pengembangkan bahan ajar oleh guru adalah dengan memposisikan individu dalam hal ini guru untuk menggambarkan situasi/ pengalaman dimana mereka merasa dapat mengembangkan bahan ajar dan dimana mereka tidak mampu mengembangkannya. Untuk mengetahui sejauh mana masalah yang dihadapi guru dalam mengembangkan bahan ajar ekonomi serta solusi untuk mengatasi hal tersebut diperlukan perekaman informasi yang berasal dari guru mata pelajaran ekonomi di MTS Hasyim Asy Ari Batu. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Masalah apa yang dihadapi guru dalam mengembangkan bahan ajar ekonomi (2) Solusi apa yang ditempuh guru untuk mengatasi masalah dalam pengembangan bahan ajar ekonomi. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mendeskripsiskan masalah yang dihadapi guru dalam mengembangkan bahan ajar ekonomi (2) Mengetahui solusi yang ditempuh guru untuk mengatasi masalah pengembangan bahan ajar ekonomi. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan prosedur wawancara yang ditujukan kepada guru mata pelajaran ekonomi untuk mendapatkan respon responden tentang pengalaman mengajar selama menjadi guru mata pelajaran ekonomi masalah yang dihadapi dalam mengembangkan bahan ajar ekonomi dan solusi untuk mengatasinya.Penelitian ini diteliti dengan menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran ekonomi di MTs Hasyim Asyari Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang telah digunakan guru MTs Hasyim Asyari Batu bervariasi antara lain buku LKS Modul gambar CD/ bahan ajar elektronik. Dalam mengembangan bahan ajar guru mengidentifikasi dan mempertimbangkan potensi peserta didik dan relevansinya dengan karakteristik daerah serta tidak melenceng dari struktur i keilmuan. Guru juga mempertimbangkan potensi peserta didik tingkat perkembangan peserta didik perkembangan dunia relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. Cara guru memilih dan mengadaptasi bahan ajar yang ada sesuai dengan kurikulum standar kompetensi dan kompetensi dasar. Yang melatarbelakangi guru untuk mengembangkan bahan ajar terutama yang berhubungan dengan pembuatan bahan ajar baru adalah inovasi dan kesesuaian dengan tingkat kesulitan dan kemudahan siswa termasuk kesesuaian juga dengan materi. Sumber bahan ajar yang digunakan guru sebagai referensi dalam pengembangan bahan ajar adalah buku pegangan media elektronika multimedia internet koran lingkungan pasar koperasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Bahan ajar penting dikembangkan karena agar sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada serta sesuai dengan kurikulum dan karakter siswa. Pengembangan bahan ajar juga harus mempertimbangkan potensi peserta didik tingkat perkembangan peserta didik perkembangan dunia relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan (2) Masalah guru dalam mengembangkan bahan ajar ekonomi adalah konsumsi waktu guru masih ada yang belum bisa mengakses internet. Dalam pembuatan bahan ajar baru masalah yang dihadapi guru adalah sulitnya menuangkan ide dan sulitnya pengambilan gambar yang bisa menerangkan transaksi/ kegiatan ekonomi serta kurangnya referensi. Masalah pengembangan bahan ajar lainnya adalah sarana prasarana dana (3) Untuk mengatasi kurangnya waktu guru dalam mengembangkan bahan ajar guru memberi tugas kepada siswa untuk mencari informasi dan pengetahuan baru di internet. Guru lebih banyak membaca literature pembuatan peta konsep produk layak jual. Solusi dari masalah dana pembuatan bahan ajar baru yaitu dengan menyebarkan bahan ajar baru secara bertahap. Solusi untuk mengatasi masalah dalam sulitnya mencari gambar tentang kegiatan ekonomi adalah guru mencari di internet tentang gambar-gambar yang sesuai dan adanya kerjasama dalam pencarian gambar dengan rekan guru lainnya agar saling melengkapi. Masalah tentang kurangnya referensi solusinya guru mencari tambahan lewat internet koran buku-buku juga mempelajari perubahan yang terjadi di masyarakat atau negara kita khususnya yang menyangkut perubahan ekonomi. Untuk dapat mengembangkan bahan ajar dengan lebih baik guru lebih banyak mengikuti pelatihan/seminar terutama tentang pengembangan bahan ajar. Guru hendaknya lebih dapat mengembangkan bahan ajar dengan cara mengikuti lebih banyak seminar pendidikan maupun pelatihan pengembangan bahan ajar guru harus aktif mencari sumber bahan ajar agar menambah pengetahuan dan pengembangan materi bagi siswa. Guru harus lebih aktif mengakses sumber bahan ajar agar mendapatkan pengeathuan yang komplit. Sekolah diharapkan menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan profesi keguruan . Hal ini dapat dilakukan dengan pemberian insentif dana bagi guru untuk mengikuti pelatihan maupun seminar. Dan untuk pemerintah diharapkan lebih menunjang ekonomi guru khususnya guru di sekolah swasta sehingga mereka dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya. ii


Informasi Detail
DDC
Rs 330.07 SUL m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ekonomi Pembangunan, 2010.
Deskripsi Fisik
ix, 86 + [8] lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01499/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2010
Subjek
1. EKONOMI - BAHAN AJAR
2. EKONOMI - STUDI DAN PENGAJARAN

Pembimbing
1. MIT WITJAKSONO ; 2. PRIH HARDINTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik