UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh perasan daun pepaya (carica papaya L) terhadap mortalitas ascaridia galli schrank secara in vitro / Ratih Purwitaningrum

Purwitaningrum, Ratih - Nama Orang;

Abstrak
i ABSTRAK Purwitaningrum Ratih. 2009. Pengaruh Perasan Daun Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Mortalitas Cacing Ascaridia galli Schrank secara In Vitro. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Endang Suarsini M. S (II) Drs. Sulisetijono M Si. Kata kunci mortalitas cacing Ascaridia galli perasan daun pepaya in vitro. Salah satu cacing Nematoda yang parasit pada hewan adalah Ascaridia dan penyakit yang ditimbulkan oleh cacing Ascaridia disebut askaridiasis. Di Indonesia askaridiasis sering disebabkan spesies Ascaridia galli yang menyerang unggas ayam. Ayam yang terserang Ascaridia galli dapat menimbulkan kematian. Salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan cacing usus ayam (askaridiasis) adalah tanaman pepaya. Senyawa yang terkandung dalam daun pepaya adalah alkaloid karpaina saponin dan enzim papain yang mampu membunuh cacing parasit. Daun pepaya oleh masyarakat belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mengobati parasit cacing pada unggas ayam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi perasan daun pepaya pada mortalitas cacing Ascaridia galli secara in vitro dan untuk mengetahui konsentrasi perasan daun pepaya yang paling efektif pada mortalitas cacing Ascaridia galli secara in vitro. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 7 kali ulangan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2008 di ruang penelitian jurusan BIO FMIPA UM. Variabel terikat penelitian adalah mortalitas cacing Ascaridia galli dan variabel bebas adalah konsentrasi perasan daun pepaya yaitu 0% 10% 15% 20% 25% dan 30%. Perasan daun pepaya dilarutkan dalam medium cairan usus ayam kemudian medium tersebut dimasukkan ke dalam cawan petri. Setiap cawan petri diisi dengan 6 ekor cacing dan setiap perlakuan terdiri dari 7 ulangan. Data berupa jumlah cacing yang mati kemudian dianalisis dengan ANAVA Tunggal dan dilanjutkan dengan uji BNT0 01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi perasan daun pepaya (Carica papaya L.) berpengaruh pada pada mortalitas cacing Ascaridia galli secara in vitro konsentrasi yang efektif adalah 15%. Kondisi cacing Ascaridia galli yang mati akibat pemberian perasan daun pepaya tidak kaku (lemas) dan warna tubuhnya kusam disebabkan dalam daun pepaya terkandung enzim papain yang dapat merusak protein tubuh cacing.


Informasi Detail
DDC
Rs 592.571 PUR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 48 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01486/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. CACING - MORTALITAS
2. ASCARIDIA GALLI - MORTALITAS
3. DAUN PEPAYA

Pembimbing
1. ENDANG SUARSINI ; 2. SULISETIJONO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik