Skripsi
Lexically-based language teaching to improve young learners\' ability in producing classroom lexico-grammatical units at 3 to 6 cec kawi malang /Anisa Risatyah
Abstrak
Abstract Risatyah Anisa. Pengajaran Bahasa Inggris Berbasis Leksikon untuk Meningkatkan Kemampuan Pebelajar Usia Muda dalam Memproduksi Classroom Lexico-grammatical Units di 3 to 6 CEC Kawi Malang. Skripsi. Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Siusana Kweldju M.Pd. Kata kunci Pengajaran Bahasa Inggris Berbasis Leksikon pebelajar usia muda classroom lexico-grammatical units penelitian tindakan kelas. Seiring dengan keharusan menguasai Bahasa Inggris dalam berbagai bidang pengajaran Bahasa Inggris untuk pebelajar usia muda semakin mendapatkan perhatian dewasa ini terbukti dengan banyaknya lembaga pra-sekolah yang memperkenalkan Bahasa Inggris kepada murid-muridnya. Meskipun Bahasa Inggris telah mulai dikenalkan pada murid-murid sejak usia dini pengajar harus memperhatikan bahwa pengenalan ini harus dilakukan dengan benar. Ketrampilan bahasa yang bisa dikembangkan pada anak-anak usia prasekolah adalah ketrampilan berbicara. Para pebelajar usia muda ini telah mengenal Bahasa Inggris akan tetapi mereka mengalami kesulitan untuk menggunakannya dengan baik dan benar. Sebuah studi pendahuluan yang dilakukan di sebuah kelas anak-anak usia tiga sampai enam tahun di 3 to 6 Children Education Center menunjukkan permasalahan yang hampir sama yang dihadapi para pebelajar usia muda ini. Mereka kerap membuat kesalahan dalam memproduksi kalimat lengkap terutama dalam memproduksi bahasa yang diucapkan di kelas (classroom language). Untuk meningkatkan kemampuan pebelajar usia muda ini pengajaran Bahasa Inggris berbasis Leksikon digunakan dalam penelitian ini. Masalah yang ada kemudian dirumuskan sebagai berikut Apakah pengajaran Bahasa Inggris berbasis leksikon mampu meningkatkan kemampuan pebelajar usia muda untuk memproduksi classroom lexico-grammatical units di 3 to 6 CEC Kawi Malang Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dalam satu siklus. Siklus ini terdiri dari perencanaan implementasi observasi analisa dan refleksi. Peneliti berkolaborasi dengan Koordinator 3 to 6 melakukan penelitian ini. Penelitian ini dilakukan di 3 to 6 CEC Kawi berlokasi di Jl. Kawi no 44 Malang. Dengan mengacu pada teori pengajaran Bahasa Inggris berbasis leksikon classroom lexico-grammatical units diperkenalkan melalui cerita. Classroom lexico-grammatical units ini kemudian digunakan selama aktifitas dan interaksi di kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak semakin terbiasa dengan chunk atau gumpalan bahasa. Mereka juga menunjukkan peningkatan dalam ketrampilan berbicara dan memproduksi classroom lexixo-grammatical units secara lancar dan akurat. Para pebelajar usia muda ini juga menunjukkan peningkatan dalam pengucapan (pronunciation). Dapat disimpulkan bahwa pengajaran Bahasa Inggris berbasis leksikon dapat diberikan di 3 to 6 CEC Kawi Malang. Karena keberhasilan implementasi tindakan dapat dicapai pada siklus pertama tahapan perencanaan dan implementasi adalah sebagai jawaban dari rumusan masalah ini. Tahap perencanaan terdiri dari pemilihan classroom lexico-grammatical units perencanaan instrumen penelitian mendesain rencana pembelajaran dan menetapkan kriteria keberhasilan tindakan. Tahap selanjutnya adalah implementasi. Peneliti mengajar di kelas sebagaimana yang terencana dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang terdiri dari kegiatan awal inti dan akhir. Sebelum menilai hasil ketrampilan berbicara siswa peneliti memperkenalkan classroom lexico-grammatical units melalui kegiatan bercerita. Tindakan selanjutnya adalah memperkuat penggunaan classroom lexico-grammatical units melalui aktifitas dan interaksi kelas. Para pengajar dan praktisi pendidikan diharapkan mampu menerapkan prosedur yang ada dalam penelitian ini. Prosedur yang kurang lebih sama dapat diberikan pada pebelajar pada tingkat yang lebih tinggi menyesuaikan dengan kemampuan dan kondisi belajar mereka. Peneliti selanjutnya diharapkan mampu melaksanakan penelitian menggunakan pengajaran Bahasa Inggris berbasis leksikon pada pebelajar pada tingkat yang lebih tinggi untuk meningkatkan ketrampilan berbicara mereka.