Tugas Akhir
Perencanaan jaringan internet dengan simulator packet tracer 5.1 di SMP Negeri 2 Ngasem Bojonegoro / Lindung Srianam Huda, Subagiyo
Abstrak
Salah satu model pembelajaran yang dinilai dapat meningkatkan hasil belajar siswa aktivitas siswa serta kemampuan bekerja sama antar siswa adalah pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Disini siswa lebih diberdayakan dalam pembelajaran dari pada guru karena guru hanya bertindak sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar kompetensi menyelesaikan desain LAN siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah bermakna pada siswa kelas XI TKJ di SMKN 1 Turen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimental semu (quasy experimental design ) dengan Pretest-Posttest Group Desain. Pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik sampling pertimbangan (purposive sampling) yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI TKJ2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TKJ1 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas yang diajar menggunakan model PBL berbantuan program paket tracer dan kelas kontrol adalah kelas yang diajar menggunakan metode ceramah bermakna berbantuan program paket tracer. Instrumen penelitian terdiri dari instrumen perlakuan dan instrumen pengukuran. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik kuantitatf untuk menganalisis data kemampuan awal siswa dan hasil belajar siswa yang terdiri dari uji normalitas uji homogenitas uji kesamaan dua rata-rata dan uji hipotesis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai hasil belajar secara signifikan antara siswa kelas eksperimen dengan siswa kelas kontro berdasarkan hasil uji-t yang memperoleh thitung. (6 074) ttabel (1 658). Hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa kelas kontrol. Diperoleh nilai rata rata hasil belajar kelas eksperimen (83 92) lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol (78 27) dengan selisih sebesar 5 65 poin dan selisih tingkat ketuntasan sebesar 21 2%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan program paket tracer dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar menyelesaikan desain jaringan LAN.