Skripsi
Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN Buring Kecamatan Kedungkandang Kota Malang / Eko setia Budi
Abstrak
ABSTRAK Budi Eko Setia. 2010. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V di SDN Buring Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Musa Sukardi M.Pd (2) Drs. Heru Agus Triwidjaja M.Pd. Kata kunci Model Inkuiri Pembelajaran IPA Hasil Belajar Proses pembelajaran IPA di Sekolah Dasar menuntut guru mampu menyediakan dan mengelola pembelajaran IPA dengan metode dan teknik penunjang yang memungkinkan siswa dapat mengalami seluruh tahapan pembelajaran yang bermuatan keterampilan proses dan penguasaan konsep. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan guru kelas V di SDN Buring Kota Malang tentang pembelajaran IPA diketahui beberapa permasalahan yang dihadapi pada pembelajaran di kelas tersebut diantaranya (1) Metode mengajar yang digunakan oleh guru masih didominasi metode ceramah (2) Aktivitas belajar siswa rendah yang ditandai oleh siswa kurang aktif dalam mencari atau menemukan pengetahuannya sendiri (3) Hasil belajar IPA siswa kelas V masih rendah. Ada 21 siswa (75%) yang mendapat nilai kurang dari 70 dan 7 siswa (25%) yang mendapat nilai 70 ke atas. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan penerapan model pembelajaran inkuiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendiskripsikan penerapan model pembelajaran inkuiri pada pembelajaran IPA dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN Buring Kota Malang (2) Mendiskripsikan peningkatan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN Buring Kota Malang dengan penerapan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur kerja dilaksanakan 2 siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 28 siswa kelas V SDN Buring Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi wawancara dokumentasi dan tes. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran inkuiri menunjukkan bahwa hasil belajar siswa secara klasikal terjadi peningkatan rata-rata dari 58 0 pada observasi awal menjadi 69 3 pada tindakan siklus I. Sedangkan peningkatan rata-rata dari siklus I ke siklus II meningkat dari 69 3 menadi 80 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Buring Kota malang materi pokok struktur bahan. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan guru menerapkan pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPA sehingga siswa mengetahui dan mengalami secara langsung dan materi yang diperoleh dapat diingat lebih lama.