Tugas Akhir
Strategi pemasaran tabungan plus untuk meningkatkan kepuasan nasabah pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Utama Malang / Sapta Dewi Nugrahansih
Abstrak
Pemahaman mengenai strategi pemasaran sangatlah dibutuhkan oleh semua usaha tidak terkecuali sektor perbankan. Dunia perbankan saat ini memiliki banyak produk dipasar sehingga perusahaan pada sektor perbankan harus mampu bertahan melawan persaingan yang ada. Lebih-lebih dalam lingkungan kompetitif sektor perbankan harus dapat memberikan perbedaan besar yang menguntungkan antara total customer value dan total customer cost. Perolehan keunggulan tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat sehingga dapat bertahan memperoleh keuntungan dan memuaskan nasabah. PT Bank Negara Indonesia merupakan salah satu perusahaan perbankan yang berbentuk Persero. Produk Bank BNI sangatlah beragam salah satunya adalah Tabungan Plus. Tabungan Plus merupakan produk andalan dari bank BNI. Dana terbesar diperoleh dari Tabungan Plus sehingga bank BNI harus menjalankan strategi yang tepat agar dana dari Tabungan Plus tetap dapat dihimpun. Hal tersebut telah melatar belakangi penulisan Tugas Akhir ini yaitu untuk mengetahui Untuk mengetahui bagaimana cara mengenali perilaku nasabah dalam pembelian produk dan penerapan strategi untuk meningkatkan jumlah nasabah untuk mengetahui bagaimana strategi Tabungan Plus untuk mengetahui bagaimana keunggulan dan kemudahan dalam Tabungan Plus untuk memberikan peningkatan kepuasan nasabah serta untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam penerapan strategi pemasaran Tabungan Plus Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Utama Malang. Latar belakang tersebut menjadi tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan kali ini adalah sejauh mana peneliti dapat mengetahui elemen-elemen kunci pelaksanaan strategi pemasaran Tabungan Plus dalam kaitannya dengan pelaksanaan PKL di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Utama Malang. Strategi Pemasaran adalah elemen kunci dalam sebuah usaha dimana pelaksanaan memadukan antara segmenting targeting dan positioning dengan bauran pemasaran. Sektor perbankan menjalankan strategi pemasaran diawali dengan mengenali perilaku nasabah. (1) Perilaku nasabah dalam pelaksanaannya cara mengenali perilaku nasabah dalam pembelian produk ada tiga yaitu (a) Tahap pembelian produk (b) Perilaku nasabah (c) Karakteristik nasabah (d) Tipe nasabah. (2) Strategi pemasaran Tabungan Plus yaitu menggunakan strategi pemasaran proaktif yang terdiri dari tiga unsur penting yaitu (a) Akuisisi (menarik nasabah baru) (b) Retensi (memelihara nasabah yang sudah ada) (c) Penetrasi (kegiatan yang berorientasi pada peningkatan penggunaan produk). Strategi pemasaran dilakukan untuk menciptakan kepuasan pada nasabah cara pengukuran kepuasan tersebut ada dua yaitu (a) Mengukur standart pelayanan nasabah (keramahan keramahan menjawab telepon kecepatan dalam melayani nasabah kenyamanan pengetahuan produk dan jasa dan penampilan) (b) Mengukur kepuasan nasabah (sistem keluhan dan saran survey kepuasan nasabah belanja siluman atau Mistery Shoping dan analisis pelanggan yang hilang). (3) Kendala yang dihadapi dalam penerapan strategi pemasaran Tabungan Plus yaitu (a) Pemilihan media promosi yang tepat (b) Citra bank BNI sebagai bank aman namun masih lamban belum proaktif dan kurang memperhatikan kebutuhan dan keinginan nasabah (c) Biaya pemeliharaan tabungan yang semakin besar (d) Gangguan-gangguan teknis dalam pelayanan. (4) Keunggulan dan kemudahan dalam Tabungan Plus untuk memberikan peningkatan kepuasan nasabah antara lain (a) Memiliki jaringan yang luas yang siap melayani nasabah (b) Layanan transaksi perbankan 24 jam e-banking (c) Persyaratan yang mudah untuk memiliki BNI Taplus. (Dalam penulisan kali ini peneliti berusaha untuk mengamati semua kegiatan yang berhubungan dengan strategi pemasaran Tabungan Plus dan setelah itu penulis berusaha mendeskripsikannya.