Skripsi
Peningkatan hasil belajar PKn melalui model student teams achievement division (Stad) pada siswa kelas IV SDN Klodan III, Kec. Ngetos Kab. Nganjuk / Anang Agung Haries Setyanto
Abstrak
ABSTRAK Setyanto Anang Agung Haries. 2010. Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Student Teams Achievement Division (STAD) pada Siswa Kelas IV SDN Klodan III Kec. Ngetos Kab. Nganjuk. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah FIP Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Drs. Sunyoto S. Pd M. Si (II) Dra. Widayati M. H Kata Kunci hasil belajar PKn cooperative learning tipe STAD Hasil observasi yang dilakukan di SDN Klodan III Kabupaten Nganjuk yang dilakukan di kelas IV kurang memotivasi siswa untuk meningkatkan aktivitas dalam pelajaran guru dalam menyampaikan materi masih bersifat konvensional yaitu guru masih menggunakan metode ceramah dan penugasan. Guru menerangkan materi tentang lembaga-lembaga negara kemudian guru memberikan evaluasi berupa soal-soal yang harus dikerjakan oleh siswa. Metode ini terkesan sangat kaku kurang demokratis dan guru cenderung dominan sehingga kelas masih terfokus pada guru sebagai sumber ilmu pengetahuan. Siswa hanya diharuskan untuk melihat mendengar dan mencatat informasi dari guru saja. Penggunaan metode ceramah mengakibatkan hasil belajar siswa kurang optimal bisa dilihat dari 30 siswa terdapat 22 siswa atau ada 73 % yang nilainya di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan oleh SDN Klodan III yaitu untuk mata pelajaran PKn KKM yang telah ditetapkan yaitu 65. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dalam pembelajaran di kelas dapat diterapkan model cooperative learning tipe STAD. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan pelaksanaan model cooperative learning tipe STAD dalam pembelajaran PKn pada siswa kelas IV SDN Klodan III Nganjuk (2) untuk mendeskripsikan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa PKn di kelas IV. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan rancangan penelitian ini mengacu pada model spiral dari Kemmis dan Taggart. Model penelitian ini adalah kolaboratif di mana penulis bertindak sebagai pengamat dan juga sebagai guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan berdiskusi siswa kelas IV SDN Klodan III Nganjuk. Pada siklus I proses diskusi di dalam tim sudah cukup baik karena masih adanya siswa yang kurang bekerjasama dalam berdiskusi. Proses berdiskusi siswa secara klasikal sudah meningkat pada siklus II dan masuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I ketuntasan klasikal sebesar 56 67 % dan pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model cooperative learning tipe STAD dalam pembelajaran PKn maka dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Klodan III Nganjuk.