Skripsi
Pengaruh current ratio, debt to total assets ratio, dan inventory turnover terhadap return saham perusahaan makanan dan minuman yang listing di BEI periode 2005-2007 / A Rizal Hidayat
Abstrak
ABSTRAK Hidayat A.Rizal. 2009. Pengaruh Current Ratio Debt To Total Assets Ratio Inventory Turnover Terhadap Return Saham Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Listing Di BEI Periode 2005-2007. Skripsi Jurusan Manajemen Keuangan FE Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hadi Sriwiyana M.M. (II) Drs. Mohammad Hari S.E M.Si. Kata kunci Current Ratio Debt To Total Assets Ratio Inventory Turnover Return Saham. Investasi di pasar modal merupakan salah satu pilihan investasi yang cukup marak untuk saat ini. Para investor atau calon investor mengharapkan pengembalian yang layak tehadap instrumen yang digunakan sebagai media investasi. Dalam penelitian ini yang diteliti adalah investasi pada saham. Investasi pada saham investor mengharapkan pengembalian berupa dividen dan capital gain mengingat dividen tidak semua perusahaan secara rutin membagikan dividen maka capital gain dirasa cukup mewakili tingkat pengembalian yang diinginkan oleh investor. Sebagai pertimbangan sebelum mengivestasikan dananya dalam pembelian saham tiap investor perlu melakukan analisis salah satu yang dapat digunakan adalah analisis rasio keuangan. Dalam penelitian ini yang digunakan adalah metode current ratio metode debt to total assets ratio dan metode inventory turnover. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu apakah ada pengaruh secara parsial dan simultan antara rasio current ratio debt to total assets ratio dan inventory turnover terhadap return saham. Populasi yang digunakan adalah perusahaan makanan dan minuman yang listing di BEI kemudian diambil sampel dengan menggunakan metode purposive sampling dengan beberapa kriteria selama tahun 2005-2007 sebanyak 12 perusahaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Untuk penghitungan return saham digunakan metode lag time dengan menambahkan data penelitian sebanyak satu tahun ke depan. Agar dihasilkan data yang valid dan tidak bias maka dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji multikolinearitas uji autokorelasi uji heterokedastisitas dan uji normalitas. Penelitian ini menguji pengaruh secara parsial menggunakan uji t. Sedangkan untuk menguji pengaruh secara simultan digunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh baik secara simultan dan parsial antara variabel bebas (current ratio debt to total assets ratio dan inventory turnover) dengan variabel terikat. Semua hasil penelitian menunjukkan bahwa 945 0 05 sehingga H0 diterima sehingga variabel bebas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat. Dimungkinkan ada variabel lain selain variabel yang diteliti memiliki pengaruh terhadap return saham. Saran bagi investor adalah diharapkan memperhatikan kemungkinan adanya informasi asimetris terhadap perusahaan sampel. Bagi perusahaan sebaiknya memperhatikan variabel lain yang mempengaruhi selain variabel yang sudah diteliti. Bagi peneliti selanjutnya sebaiknya lebih memperhatikan jumlah sampel serta rentang waktu penelitian agar didapat hasil yang lebih akurat.