Tugas Akhir
Implementasi strategi display dan visualisasi barang dagangan pada divisi general merchandise giant hypermarket gajayana Malang / Dyah Pratiwi Kasumi
Abstrak
Kasumi Dyah Pratiwi. 2010. Implikasi Strategi Display dan Visualisasi Barang Dagangan pada Divisi General Merchandise Giant Hypermarket Gajayana Malang. Tugas Akhir Praktek Kerja Lapangan Program Studi D-III Manajemen Pemasaran Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sopiah M.M. M.Pd Kata Kunci display visualisasi barang dagangan. Perkembangan dunia usaha saat ini semakin pesat dan mengalami perubahan di segala bidang. Perkembangan usaha yang sangat meningkat dipengaruhi oleh peningkatan jumlah konsumen tinggi sebagian besar konsumen menuntut segala sesuatu yang serba praktis dan cepat dalam hal berbelanja. Hal tersebut dapat diperoleh dengan berbelanja di supermarket maupun hypermarket. Pesatnya perkembangan di dunia bisnis tersebut dapat dilihat dari pesatnya pusat-pusat perbelanjaan modern. Semua itu tidak terlepas dari keunggulan-keunggulan yang ditawarkan oleh masing-masing pusat perbelanjaan tersebut. Sebagai salah satu usaha yang bergerak dibidang penjualan maka keberhasilan juga ditentukan oleh cara penyusunan display dan visualisasi barang dagangan. Kedua hal tersebut mempunyai peran penting dalam penjualan karena akan berpengaruh pada kenyamanan konsumen dalam berbelanja. Display adalah pemajangan barang dagangan yang ditujukan untuk menarik perhatian konsumen dan mendorong konsumen dalam melakukan pembelian. Visualisasi barang dagangan adalah cara seseorang menampilkan barang-barang untuk dijual dalam cara yang paling menarik dengan tujuan akhir melakukan penjualan. Pelaksanaan strategi display dan visualisasi barang dagangan yang baik dan tepat dapat membuat konsumen tertarik untuk membeli barang dagangan. Hasil penelitian dari praktik kerja lapangan menunjukkan bahwa (1) metode yang digunakan dalam strategi display barang dagangan pada Divisi General Merchandise Giant Hypermarket Gajayana Malang adalah pertama penentuan lini harga dimana strategi ini membantu para pelanggan mencari barang yang dicari dengan mudah pada harga yang ingin mereka bayar. Kedua pengaturan barang dagangan secara vertikal dari kiri ke kanan dan atas ke bawah dengan menggunakan gondola yang tinggi. Ketiga perlengkapan tetap yang harus sesuai dan mendukung aspek fisik toko seperti kondisi lantai pencahayaan dan warna suasana ruang. (2) metode yang digunakan dalam strategi visualisasi barang dagangan pada Divisi General Merchandise Giant Hypermarket Gajayana Malang adalah Penerangan menggunakan lampu pijar untuk menerangi ruangan dan memberikan kesan hangat dan menyenangkan Warna mempunyai dampak fisik dan psikologis pada persepsi konsumen terhadap lingkungan toko ritel dan Latar belakang musik dalam toko sementara aktivitas lain terus berjalan dapat mempengaruhi sikap dan perilaku. (3) Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi display barang dagangan pada Divisi General Merchandise Giant Hypermarket Gajayana Malang. Faktor pendukung antara lain penggunaan warna putih pada dinding dan lantai dapat menimbulkan kesan bersih staff diberi kebebasan mendisplay barang dagangan sesuai dengan kreatifitasnya dengan aturan tertentu pembersihan rak-rak dan ruangan yang dilakukan secara rutin oleh staff yang bertugas sehingga selalu terlihat rapi bersih dan menarik tersedianya cctv di setiap lorong toko untuk memantau pengunjung yang berniat tidak baik usaha Giant yang selalu buka tepat waktu dimana kebanyakan toko di Mall Olympic Garden belum buka. Faktor penghambat antara lain penataan (layout) item produk sering berpindah tempat sehingga mengakibatkan kebingungan konsumen dalam memilih dan mencari produk yang diinginkan seringnya kesalahan yang dibuat karyawan dalam meletakkan price card adanya keterlambatan penyetokan barang tertentu oleh pemasok. Berdasarkan kegiatan praktikum yang telah dilaksanakan maka saran yang dapat disampaikan adalah (1) hendaknya dalam penataan (layout) item produk tidak sering berpindah tempat sehingga mengakibatkan kebingungan konsumen dalam memilih dan mencari produk yang diinginkan (2) hendaknya staff lebih teliti dalam meletakkan price card sehingga tidak mengakibatkan calon pembeli kebingungan melihat harga yang sesuai dengan produk yang dicari (3) hendaknya Giant Hypermarket Gajayana Malang memperbaiki sistem pemesanan produk sehingga tidak terjadi keterlambatan pengiriman produk.