Skripsi
Peningkatan aktivitas dan kemampuan menyusun kalimat dalam karangan dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas V SDN Banjarkejen Pandaan / Syaichul Misbag
Abstrak
ABSTRAK Misbag Syaichul. 2010. Peningkatan Aktivitas dan Kemampuan Menyusun Kalimat dalam Karangan dengan Menggunakan Media Gambar pada Siswa Kelas V SDN Banjarkejen Pandaan. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. H. Rumidjan M. Pd (2) Dra. Hj. Harti Kartini M. Pd. Kata kunci aktivitas kemampuan kalimat karangan gambar SDN Banjarkejen. Pembelajaran mengarang di SD hendaknya disajikan secara menarik sehingga siswa termotivasi dan membuat aktivitas belajarnya menjadi efektif. Pembelajaran mengarang diawali dengan aktivitas menyusun kalimat yang sederhana menuju kalimat yang komplek untuk menjadi suatu karangan. Pembelajaran menyusun kalimat akan lebih efektif jika dibantu dengan gambar. Gambar sangat membantu siswa dalam memunculkan ide atau gagasan yang dapat dituangkan dalam bentuk tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa dan kemampuan menyusun kalimat yang pada akhirnya mampu menyusun karangan dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan PTK dengan model siklus dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Waktu pelaksanaan sejak bulan Pebruari sampai Maret 2010. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Banjarkejen Kecamatan Pandaan yang berjumlah 18 siswa. Dari hasil penelitian peneliti menemukan bahwa aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan yang semula pasif banyak yang bergurau dengan temannya dan kurang memperhatikan penjelasan guru menjadi lebih aktif dalam diskusi kelompok sering bertanya sering menjawab pertanyaan dari guru dan bersemangat mengerjakan LKS. Begitu juga dengan kemampuan menyusun karangan juga mengalami peningkatan yang semula hanya 4 siswa (22 2%) yang mencapai KKM yang telah ditetapkan yakni 70 setelah dilaksanakan tindakan siswa yang mencapai KKM menjadi 14 siswa (77 8%). Oleh karena itu diharapkan dalam pembelajaran menyusun karangan hendaknya menggunakan media gambar.