Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas IV SDN Slorok 01 Kabupaten Blitar / Heny Zulaikah
Abstrak
ABSTRAK Zulaikah Heny. 2010. Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Siswa Kelas IV SDN Slorok 01 Kabupaten Blitar. Skripsi Jurusan KSDP Prodi S1 PGSD FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Lilik Bintartik M.Pd. (II) Dra. Wasih DS M.Pd. Kata kunci pembelajaran berbasis masalah hasil belajar IPS Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan sebuah mata pelajaran yang mempelajari tentang hubungan antar manusia dan dunia sekelilingnya. Melalui pendidikan IPS siswa dibekali dengan pengetahuan keterampilan sikap dan nilai serta bagaimana bertindak. Namun pembelajaran IPS masih dianggap sebagai ma-ta pelajaran yang sulit dan membosankan bagi siswa. Tidak jarang hasil belajar IPS yang diperoleh siswa masih rendah. Selain itu kemampuan siswa dalam memecahkan masalah masih kurang. Untuk memperbaiki pembelajaran peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran yang inovatif yaitu menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap (1) Pembelaja-ran IPS pada tahap pra tindakan (2) Hasil belajar IPS pada tahap pra tindakan (3) Penerapan PBM dalam pembelajaran IPS (4) Hasil belajar IPS melalui PBM pada setiap siklus (5) Peningkatan hasil belajar IPS melalui penerapan PBM. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi data pelaksanaan pem-belajaran pada tahap pra tindakan dan pelaksanaan penelitian dengan menerapkan PBM dan data hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi tes dan foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran pada pra tindakan masih bersifat konvensional dimana pembelajaran berpusat pada guru (2) Hasil belajar IPS pada pra tindakan memperoleh persentase rata-rata kelas 59 4% (3) Penerapan model pembelajaran IPS sesuai dengan langkah-langkah PBM (4) Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh persentase rata-rata kelas 69% sedangkan siklus II 82 2% (5) siklus 1 persentase keberhasilan secara klasikal dari 59 4% menjadi 69% dengan peningkatan sebesar 9 6%. Sedangkan pada siklus II dari 69% menjadi 82 2% dengan peningkatan sebesar 13 2%. Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBM dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Slorok 01 Kabupaten Blitar. Berdasarkan penelitian ini disarankan hendaknya guru dapat memilih dan menggunakan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan.