Skripsi
Prediksi niat nasabah bank untuk menolak dalam penggunaan internet banking pada PT Bank Mandiri Tbk. Kota Surabaya berdasarkan perspektif TTA (Theory of Technology Acceptance) / Adhitya Noor Syamsi
Abstrak
ABSTRAK Syamsi Adhitya Noor. 2009. Prediksi Niat Nasabah Bank untuk Menolak Penggunaan Internet Banking pada PT. Bank Mandiri Tbk. Kota Surabaya (Berdasarkan Theory Of Technology Acceptance). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. F. Danardana Muwarni M.M. (2) Rachmat Hidayat S.Pd. Kata Kunci Kemanfaatan Kemudahan Sikap dan Niat. Integrasi antar teknologi semakin membawa kemudahan bagi masyarakat. Salah satunya yang paling mudah dirasakan ialah kehadiran teknologi internet yang memberi manfaat komunikasi tanpa batasan tempat dan waktu. Perkembangan teknologi internet ini diadopsi oleh industri perbankan untuk mengembangkan pelayanan. Peluang ini digunakan oleh bank-bank yang ada di Indonesia baik bank pemerintah maupun swasta. Perkembangan pelayanan yang dilakukan perbankan berbasis teknologi (electronic transaction) dalam bentuk internet banking dan lain sebagainya merupakan keharusan bagi bank-bank di Indonesia untuk merebut pangsa pasar. Saat ini internet banking menjadi perhatian utama dan senjata yang revolusioner strategis operasional bank untuk mendelivery maupun untuk persaingan antar bank karena dewasa ini ada kecenderungan berubahnya sikap nasabah karena faktor-faktor tertentu dimana kegiatan Internet Banking ada beberapa nasabah yang enggan menggunakannya dikarenakan faktor-faktor tersebut sehingga merubah niat nasabah dalam menggunakan layanan tersebut. Berdasarkan penjelasan diatas maka peneliti tertarik melakukan penelitian tentang niat nasabah dalam menolak menggunakan fasilitas Internet Banking. Dalam penelitian ini mempunyai variabel bebas yaitu kemanfaatan (X1) kemudahan (X2) variabel intervening yaitu sikap (Z) dan variabel terikat niat menolak menggunakan Internet Banking (Y). Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan Multy Stage Sampling yaitu menentukan sampel berdasarkan kebetulan dimana jumlah sampel yang diambil sebanyak 100 orang nasabah PT. Bank Mandiri Tbk yang berada di kota Surabaya dengan menggunakan rumus Daniel Tarrel. Skala yang digunakan adalah Skala Likert dengan 5 (lima) opsi pilihan jawaban. Untuk menguji kelayakan instrumen digunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS Versi 16.00. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel yang mempengaruhi Faktor Kemanfaatan (X1) Faktor Kemudahan (X2) terhadap Niat nasabah bank (Y) dengan melalui Faktor Sikap (Z) secara parsial mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap Keputusan nasabah dalam Menolak Penggunaan Internet Banking. Adanya pengaruh tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikansi dari uji t dari masing-masing variabel 0 05. Dimana nilai tersebut berturut-turut sebagai berikut untuk Faktor Kemanfaatan (X1) mempunyai nilai signifikansi 0 000 Faktor Kemudahan (X2) mempunyai nilai signifikansi 0 000 Faktor Sikap (Z) iii mempunyai nilai signifikansi 0 000 Faktor Niat (Y) mempunyai nilai signifikasi 0 000. Selain itu juga ditunjukkan dengan nilai t hitung untuk Faktor Kemanfaatan 6 680 nilai t tabel 1 98 Faktor Kemudahan nilai t hitung 3 914 1 98 Faktor Sikap nilai t hitung 4 170. Secara simultan Faktor Kemanfaatan (X1) Faktor Kemudahan (X2) juga mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap Sikap (Z). Pengaruh tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikansi F sebesar 0 000 8804 0 05 dan ditunjukkan oleh nilai F hitung 42 219 F tabel 3 09. Selain itu diketahui pula bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0 454. Dapat diinterpretasikan bahwa hubungan dari variabel kemanfaatan kemudahan variabel intervening yaitu sikap dan variabel terikat niat menolak menggunakan Internet Banking (Y) dalam mempengaruhi nasabah bank untuk menolak penggunaan internet banking pada PT. Bank Mandiri Tbk. Kota Surabaya sebesar 36 4 % dan sisanya sebesar 63 6 % dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar penelitian. Berdasar hasil penelitian ini dapat disarankan agar pihak pimpinan PT. Bank Mandiri Tbk kota Surabaya lebih memperhatikan aspek-aspek yang dapat menunjang segala fasilitas dari layanan internet banking. Begitu juga para nasabah adanya penolakan tersebut terjadi karena adanya dorongan dari pihak luar maka itu sebaiknya nasabah dapat menilai keefektifan dalam melakukan transaksi perbankan mengingat pentingnya waktu luang. Peneliti menyarankan dalam penelitian selanjutnya agar objek penelitian yang diambil lebih baik yaitu nasabah bank yang sudah mapan berusia lama dan berwawasan lebih matang tidak sekedar nasabah yang mengerti tentang internet banking melainkan yang lihai dan mengerti tentang pentingnya teknologi.