Skripsi
Penerapan pendekatan proses untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas IV SDN Plandirejo 03 Kabupaten Blitar / Heni Kartika Dewi
Abstrak
ABSTRAK Dewi Heni Kartika. 2010. Penerapan Pendekatan Proses untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas IV SDN Plandirejo 03 Kabupaten Blitar. Penelitian Tindakan Kelas Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Nuryati M.Pd (II) Drs. Suhel Madyono S.Pd M.Pd Kata Kunci pendekatan proses menulis narasi keterampilan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan pendekatan proses (2) tahap prapenulisan (3) tahap pengedrafan (4) tahap perevisian (5) tahap pengeditan dan (6) tahap publikasi yang dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi di kelas IV SDN Plandirejo 03 Kabupaten Blitar Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan (action research). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Plandirejo 03 Kabupaten Blitar. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara sebagai berikut observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif meliputi klasifikasi data dan penyajian data. Penerapan pendekatan proses untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi di SDN Plandirejo 03 Kecamatan Bakung Blitar dilakukan dengan menggunakan lima tahapan yaitu prapenulisan pengedrafan perevisian pengeditan dan publikasi. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan Siklus II. Pendekatan proses dapat meningkatkan keterampilan siswa menulis narasi di SDN Plandirejo 03 kecamatan bakung Blitar. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa dari pratindakan ke siklus I dan siklus I ke siklus II. Pada pratindakan persentase ketuntasan 26 7 % pada siklus I meningkat menjadi 60 % dan pada siklus II meningkat menjadi 100 %. Berdasarkan kesimpulan di atas maka disarankan dalam menyampaikan materi hendaknya guru memilih pendekatan yang tepat. Dengan pendekatan yang tepat maka siswa akan lebih termotivasi untuk mengikuti pembelajaran. Selain itu dengan menggunakan pendekatan yang tepat akan mempermudah guru dalam menyampaikan materi kepada siswa dan siswa pun juga mudah untuk menerima materi yang disampaikan oleh guru.