Disertasi
Pengaruh strategi pembelajaran (tematik versus konvensional) dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar siswa kelas III Sekolah Dasar / Dwi Ilham Rahardjo
Abstrak
ABSTRAK Rahardjo Dwi Ilham. 2010. Pengaruh Strategi Pembelajaran (Tematik Versus Konvensional) dan Gaya Kognitif terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III Sekolah Dasar. Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Wayan Ardhana M.A. (II) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd (III) Prof. Dr. H.M. Dimyati. Kata kunci pembelajaran tematik pembelajaran konvensional gaya kognitif prestasi belajar Siswa SD memiliki ciri-ciri utama yang spesifik. Beberapa di antara ciri tersebut adalah (1) pada umumnya mereka masih melihat segala sesuatu sebagai suatu keutuhan (2) perkembangan fisiknya tidak pernah bisa dipisahkan dengan perkembangan mental sosial dan emosional dan (3) perkembangan itu akan terpadu dengan kehidupan pengalaman dan lingkungannya. Penggunaan strategi pembelajaran di SD dapat efektif apabila memperhatikan ciri-ciri tersebut. Dengan demikian strategi pembelajaran yang dipakai hendaknya yang utuh sesuai dengan pengalaman dunia yang nyata dan sesuai pula dengan kehidupan siswa. Di lapangan selama ini guru SD kurang memperhatikan strategi pembelajaran yang digunakannya. Guru memusatkan perhatian pada isi mata pelajaran tidak utuh atau tidak holistik. Isi pelajaran diajarkan dengan strategi pembelajaran secara terpisah-pisah melalui ceramah atau sering disebut pembelajaran konvensional. Tujuan dari strategi pembelajaran yang terpisah yakni agar siswa memperoleh informasi dan ide-ide yang terdapat dalam tiap-tiap mata pelajaran yang diajarkan. Di sisi lain strategi pembelajaran tematik merupakan strategi pembelajaran yang memperhatikan siswa SD yang kerangka berpikirnya masih utuh dan pemahaman terhadap suatu konsep masih melalui dunia nyata serta sesuai dengan kehidupan siswa. Strategi pembelajaran ini beranjak dari suatu tema sebagai pusat perhatian atau permasalahan yang harus dipecahkan. Pemecahan tema yang merupakan permasalahan dengan cara mengaitkan atau menghubungkan berbagai fakta dan konsep dari berbagai bidang studi (relations among domains). Fakta dan konsep tersebut diperoleh melalui pengalaman dunia nyata siswa sehingga proses pembelajaran sesuai dengan kehidupan siswa. Sebagai pembanding keefektifan strategi pembelajaran tematik digunakan strategi pembelajaran konvensional karena strategi ini sangat lazim digunakan oleh para guru SD. Selain strategi pembelajaran hal penting yang perlu juga menjadi perhatian guru dalam pembelajaran adalah kondisi pembelajaran di antaranya adalah gaya kognitif. Gaya kognitif merupakan bagian dari fungsi mental dalam memperoleh fakta atau konsep. Gaya kognitif menggambarkan kebiasaan berperilaku relatif tetap dalam diri seseorang dalam menerima memikirkan memecahkan masalah maupun dalam menyimpan informasi. Sejauh mana pengaruh utama dan pengaruh interaksi strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar merupakan konsentrasi penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan pengaruh strategi pembelajaran (tematik dan konvensional) terhadap prestasi belajar pada kelas III SD (2) menentukan pengaruh gaya kognitif (Field Depedence dan Field Indepedence) terhadap prestasi belajar pada kelas III SD dan (3) menentukan pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar pada kelas III SD. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen. Desainnya merupakan versi nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD di Kota Mojokerto pada tahun pelajaran 2009/2010. Sampelnya berjumlah 166 siswa berasal dari empat SD (tiap SD satu kelas) yang ada di Gugus Sekolah II Kota Mojokerto. Pemilihan sampel gugus sekolah dan sampel SD dilakukan dengan menggunakan teknik sampel kelompok acak dimana yang diacak terlebih dahulu adalah gugus sekolah kemudian sekolahnya. Data yang dikumpulkan diolah secara statistik inferensial dengan menggunakan teknik analisis varian (anava) dua jalur 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang diberi perlakuan menggunakan strategi pembelajaran tematik dan kelompok siswa yang diberi perlakuan menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas III SD (2) tidak ada perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent pada siswa kelas III SD (3) tidak ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar pada siswa kelas III SD. Statistik desriptif menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran tematik (rerata 68 09) memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap prestasi belajar siswa dibandingkan dengan penerapan strategi pembelajaran konvensional (rerata 61 06). Berdasarkan temuan penelitian kepada para guru SD khususnya kelas III disarankan menggunakan strategi pembelajaran tematik dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Karakteristik pembelajaran tematik dapat memberdayakan siswa untuk belajar secara maksimal dan menunjang pencapaian prestasi belajar siswa.