Skripsi
Problematika guru dalam pelaksanaan mata pelajaran seni budaya sub bidang seni tari di SMP Negeri Kota Malang / Winda Istiandini
Abstrak
ABSTRAK Istiandini Winda. 2010. Problematika Guru Dalam Pelaksanaan Mata Pelajaran Seni Budaya Sub Bidang Seni Tari Di SMP Negeri Kota Malang. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Hj. Ida Siti Herawati M. Pd dan Wida Rahayuningtyas S.Pd Kata Kunci Problematika Guru Seni Tari SMP Guru memiliki peranan yang sangat berat dan penting karena guru harus bertanggungjawab atas terbentuknya moral siswa untuk menciptakan anak didiknya menjadi terdidik terbimbing dan terlatih jasmani rohaninya. Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih banyak kesulitan yang dialami oleh guru. Problematika dalam pelaksanaan mata pelajaran seni budaya sub bidang seni tari ini bisa berasal dari dalam guru tersebut (intern) siswa lingkungan sekitar yang mencakup sekolah keadaan sekitar dan masyarakat bisa juga berasal dari pelaksanaan pembelajaran yang menyangkut kegiatan perencanaan pelaksanaan dan evaluasi. Selain itu kurikulum juga memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pembelajaran seni tari Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika yang muncul pada guru Seni Budaya di SMP Negeri Kota Malang dalam pelaksanaan pembelajaran seni tari yang terdiri atas problematika instruksional dan non instruksional yang dialami guru dalam pelaksanaan mata pelajaran seni budaya sub bidang seni tari di SMP Negeri Kota Malang Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bersamaan pada saat penelitian. Peneliti mengambil lokasi penelitian di SMP Negeri 4 Malang SMP Negeri 8 Malang SMP Negeri 10 Malang dan SMP Negeri 20 Malang dengan sumber data guru seni tari. Tahap-tahap penelitian anatara lain (1) Tahap Persiapan (2) Tahap Pelaksanaan dan (3) Tahap Penyusunan Laporan Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru seni tari mengalami problematika antara lain yang berasal dari faktor instruksional dan non instruksional. Pada tahap perencanaan problematika yang dialami menyangkut materi bahan ajar tujuan dan strategi pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan problematika yang dialami guru berhubungan dengan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah yang kurang mendukung dalam pelaksanaan metode serta penggunaan media dalam pembelajaran. Selain itu faktor lingkungan yang mencakup sekolah dan kondisi di sekitar sekolah juga memberi pengaruh besar dalam pembelajaran seni tari yaitu kurangnya dukungan dari kepala sekolah guru serta sarana prasarana yang dimiliki sekolah kurang memadai akan menimbulkan kesulitan bagi guru. Faktor non instruksional lain yang menimbulkan kesulitan antara lain berasal dari guru yang tidak memiliki latar belakang pendidikan seni kurangnya minat dan motivasi guru dalam tari serta minimnya pengalaman tari yang dimiliki guru. Kurikulum yang menjadi landasan dasar bagi guru dalam mengajar juga menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam pelaksanaan mata pelajaran seni budaya sub bidang seni tari ini.