Skripsi
Meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Laboratorium Malang pada materi garis dan sudut nelalui model pembelajaran learning Cycle / Achmad Abidin
Abstrak
ABSTRAK Abidin Achmad. 2010. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Laboratorium Malang Pada Materi Garis dan Sudut Melalui Model Pembelajaran Learning Cycle. Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Erry Hidayanto M.Si (II) Drs. Sukoriyanto M.Si. Kata kunci model pembelajaran learning cycle hasil belajar Paradigma pendidikan saat ini mengalami perubahan. Sebagai akibatnya proses pembelajaran juga berubah. Proses pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru melainkan siswa harus terlibat langsung untuk menggali pengetahuan baru. Untuk itu diperlukan variasi model pembelajaran yang tepat agar siswa merasa nyaman untuk mengikuti proses pembelajaran. Pada saat wawancara dengan guru matematika di SMP Laboratorium Malang pembelajaran untuk garis dan sudut menggunakan metode ceramah. Siswa ramai saat pembelajaran dan ketika dilakukan evaluasi banyak siswa yang tidak berhasil mendapatkan hasil belajar yang bagus. Hal ini ditunjukkan dengan nilai siswa yang di bawah standar ketuntasan belajar mengajar (SKBM) mencapai 75%. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif yang terdiri dari dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Laboratorium Malang pada materi garis dan sudut melalui model pembelajaran learning cycle. Dalam model pembelajaran learning cycle rasa ingin tahu siswa pada materi yang akan dipelajari dibangkitkan (engagement) siswa diberi kesempatan untuk bekerjasama menyelesaikan masalah yang diberikan (exploration). Guru memberikan kesempatan yang luas kepada siswa untuk menyampaikan ide atau gagasan yang mereka miliki melalui kegiatan diskusi (explanation). Guru mengajak siswa mengaplikasikan konsep-konsep yang mereka dapatkan dengan mengerjakan soal-soal (elaboration). Pada kegiatan akhir guru mengevaluasi pembelajaran untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap konsep yang telah dipelajari melalui tanya jawab atau tes tertulis (evaluation). Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat melalui model pembelajaran learning cycle. Hal ini didukung dengan hasil tes yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Rata-rata nilai siswa pada siklus I adalah 79 7 sedangkan pada siklus II rata-rata nilai siswa adalah 84 1. Hal ini berarti hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 4 4 poin.