UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Studi pelaksanaan pekerjaan lantai jembatan double tee pada proyek jembatan buduk Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro dan perbandingan dengan pelat bondek / Aswin Rudiansyah

Rudiansyah, Aswin - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Pelaksanaan pelat lantai jembatan (Double tee) Pada saat ini kemajuan teknologi dunia konstruksi semakin pesat. Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Berbagai bahan bangunan pun serta cara pengerjaan yang baik terus dicari untuk kemajuan kualitas hidup manusia. Begitu juga dengan metode pelaksanaan pelat lantai jembatan menggunakan Double Tee untuk mempercepat dan mempermudah suatu pekerjaan pelat lantai pada jembatan. Studi lapangan ini bertujuan untuk mengetahui metode pelaksanaan pekerjaan pelat lantai jembatan menggunakan Double Tee metode pelaksanaan pelat lantai jembatan menggunakan Bondek dan untuk mengetahui perbandingan pekerjaan pelat lantai jembatan Double Tee dan Bondek. Pada studi ini diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan tentang pelaksanaan pekerjaan pelat lantai jembatan khususnya mengenai pekerjaan pelat lantai jembatan Double Tee. Studi lapangan ini dilaksanakan pada proyek Jembatan Buduk Desa Kuncen Kecamatan Padangan Kota Bojonegoro. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan Observasi lapangan Wawancara (Tanya Jawab) Dokumentasi Foto dan Gambar pelaksanaan. Selanjutnya untuk mengetahui pekerkaan pelat didapat dari Time Scedul laporan mingguan PT. Hutama Karya-Agrabudi K jo Dari hasil studi lapangan ini dapat disimpulkan bahwa metode pelaksanaan Pelat lantai jembatan Double Tee terdiri dari (1) Pekerjaan Pemasangan Pelat Double Tee menggunakan portal yang sudah dipasang sebelum pelat datang beserta seling dan hoist kapasitas 20 Ton (2) Pekerjaan Stressing melintang menggunakan Baja prategang (Strand) diameter 12mm (3) Pekerjaan Grouting pada rongga tendon setelah distressing (4) Pekerjaan Pengecoran pada tulangan untuk penyambungan pelat double tee dengan konsep countinous beam menggunakan Sikagrout 214 (28KG) untuk mendapatkan kekuatan beton sebesar 6500 Kg/cm2 (K-650). Perbandingan pelaksanaan pekerjaan palat lantai jembatan Double Tee dan Bondek. Berdasarkan studi lapangan ini disarankan Bagi proyek yang akan membuat pelat jembatan rangka baja ada 2 alternatif dalam pemilihan jenis pelat yang akan digunakan yaitu 1) Apabila waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan pelat jembatan tidak lama sebaiknya menggunakan pelat Double Tee tetapi harganya mahal. 2) Apabila waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan pelat jembatan lama sebaiknya menggunakan pelat Bondek karena harganya lebih murah


Informasi Detail
DDC
Rp 624.28 RUD s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan, 2010.
Deskripsi Fisik
viii, 84 + [87] lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01804/KI/10
Edisi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. JEMBATAN (DOUBLE TEE) - LANTAI
Pembimbing
1. ISNANDAR
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik