Tugas Akhir
Pengaruh desain bangunan terhadap kondisi kenyamanan termal pada gedung yayasan SMA Lab. UM Jln. Bromo No. 16 Malang / Ahmad Taufiq Hidayatullah
Abstrak
Kata Kunci kondisi kenyamanan termal desain bangunan Untuk memperoleh kenyamanan termal dalam membangun suatu bangunan seorang arsitektur harus memperhatikan dimana bangunan tersebut akan didirikan karena setiap tempat atau lokasi mempunyai karaktersitik bangunan yang berbeda-beda. bentuk konstruksi bangunan sangat erat kaitannya dengan kenyaman termal. Setiap bangunan harus menyesuaikan dengan iklim setempat agar dapat memberikan rasa nyaman terhadap penghuninya. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana kondisi kenyamanan termal gedung SMA Lab. UM Jln. Bromo No. 16 Malang dilihat dari segi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kondisi kenyamanan termal gedung SMA Lab. UM Jln. Bromo No. 16 Malang dilihat dari segi bangunan. Metode pengumpulan data yaitu dengan peyebaran angket observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melihat kondisi bangunan di lapangan kemudian membandingkannya dengan kajian pustaka. Dari hasil analisa data beberapa aspek dirasakan nyaman oleh pengguna gedung bangunan SMA Lab. UM No. 16 Malang. Diantara aspek tersebut adalah Ditinjau dari aspek lokasi bangunan aspek letak bangunan aspek voleme ruangan aspek dinding aspek plafond aspek bukaan jendela/pintu aspek ventilasi aspek lantai dan aspek vegetasi. Dari hasil analisa data dapat disarankan dalam merencanakan suatu bangunan perencana harus memperhatikan komponen-komponen atau bagian-bagian pada bangunan yang berpengaruh terhadap kenyamanan termal di dalamnya antara lain (1) Lokasi bangunan (2) Letak bangunan (3) Volume ruangan (4) Dinding (5) Plafond (6) Bukaan jendela/pintu (7) Ventilasi (8) Lantai dan (9) Vegetasi.