Skripsi
Peningkatan kinerja dan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Blarang II Kec. Tutur Kab. Pasuruan melalui praktikum / Linda Kristayani
Abstrak
ABSTRAK Kristayani Linda. 2010. Peningkatan Kinerja dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN Blarang II Kec.Tutur Kab.Pasuruan Melalui Praktikum. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof Dr. Moh. Sokhip M.Pd (II) Dra.Hj. Sukamti M.Pd. Kata kunci kinerja siswa dan hasil belajar IPA praktikum. Dasar penelitian ini adalah observasi yang dilakukan peneliti di SDN Blrang II Kec Tutur Kab.Pasuruan. Dari hasil observasi diperoleh informasi bahwa dalam pembelajaran IPA guru masih menggunakan gaya lama dengan orientasi lebih banyak pada ceramah dan tanya jawab sehingga suasana pembelajaran cenderung monoton dan membosankan. Dalam pembelajaran IPA guru jarang melakukan strategi praktikum. Dampaknya siswa belum pernah mengaplikasikan teori-teori yang telah dipelajari. Berdasarkan dokumentasi tes formatif pada materi Gaya dan Pesawat sederhana yang dilakukan oleh guru kelas V SDN Blarang II pada tanggal 12 februari 2010 diperoleh informasi bahwa nilai IPA siswa kelas V pada materi Gaya dan Pesawat Sederhana masih rendah. Pada materi tersebut dari 24 siswa hanya 5 orang yang mencapai nilai di atas 70 sesuai syarat ketuntasan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah praktikum pada pembelajaran IPA di kelas V SDN Blarang II mendeskripsikan peningkatan kinerja siswa tentang IPA melalui praktikum dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA melalui praktikum. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus dengan tahapan 1) perencanaan tindakan 2) pelaksanaan tindakan 3) observasi tindakan dan 4) refleksi. Langkah-langkah praktikum yang digunakan pada penelitian ini meliputi observasi/pengamatan menafsirkan/membuat hipotesis praktikum menyimpulkan/menyusun konsep dan mengkomunikasikan hasil praktikum. Aspek kinerja siswa yang diamati dalam pembelajaran melalui strategi praktikum yaitu 1) melakukan pengamatan 2) menggunakan alat praktikum 3) melakukan praktikum 4) mengumpulkan data 5) menyusun dan menyimpulkan data hasil praktikum 6) diskusi dalam kelompok dan 7) kemampuan berdiskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA dengan strategi praktikum terlaksana 52 77% pada siklus I dan 75 42% pada siklus II. Melalui praktikum dapat meningkatkan kinerja siswa dari siklus I ke siklus II dengan persentase rata-rata sebesar 10 67%. Pembelajaran dengan strategi praktikum dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dengan persentase sebesar 23 50%. Disarankan pada guru untuk melakukan pembelajaran dengan strategi sebagai salah satu alternatif dalam proses pembelajaran. Pihak sekolah disarankan mengembangkan pembelajaran dengan startegi praktikum sebagai upaya pengembangan sekolah utamanya dalam peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah.