Tugas Akhir
Evaluasi kinerja pada PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. berdasarkan analisis keuangan / Ahmad Farid
Abstrak
Kata Kunci Rasio Likuiditas Rasio Solvabilitas Rasio Profitabilitas Kinerja Keuangan. Suatu perusahaan didirikan salah satu tujuannya adalah untuk kelangsungan hidup usahanya. Pada kondisi ini manajemen dituntut untuk beroperasi secara efektif dan efisien serta berusaha meningkatkan kinerja perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaannya. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja keuangan adalah dengan menggunakan perhitungan analisis rasio keuangan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan menilai kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan analisis rasio keuangan yaitu rasio likuiditas rasio solvabilitas rasio profitabilitas PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. dari tahun 2006 s/d 2008. Dalam memecahkan masalah digunakan perhitungan analisis rasio dengan membandingkan pos-pos yang terkait dalam neraca dan laporan laba / rugi. Sedangkan pendekatan rasio keuangan dengan menggunakan pendekatan time series analysis. Tingkat rasio keuangan yang dicapai perusahaan pada tahun 2006 s/d 2008 yaitu rasio likuiditas terdiri dari rasio lancar yang dicapai termasuk tinggi diatas standar yaitu 200% rasio cepat juga masih diatas standar umum 100% rasio net working capital dari tahun ke tahun semakin naik. Rasio solvabilitas relatif baik tetapi kurang stabil karena mengalami kenaikan dan penurunan dari tahun ke tahun maka perusahaan harus mewaspadai tingkat solvabilitasnya. Jika dilihat dari rasio profitabilitas tingkat profitabilitas perusahaan mengalami kenaikan terus menerus dapat disimpulkan bahwa rasio profitabilitas dari perusahaan dapat dikatakan sangat baik. Dari analisis yang dilakukan diketahui bahwa kinerja keuangan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. jika dinilai dengan rasio keuangan cukup baik tetapi kurang stabil karena terjadi kenaikan dan penurunan rasio disetiap tahunnya. Jadi PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. harus dapat bekerja secara efektif dan efisien guna mencapai kinerja yang lebih baik dan lebih stabil untuk tahun-tahun berikutnya. Maka dari itu disarankan oleh penulis bahwa untuk menjamin tingkat likuiditas perusahaan agar tetap baik manajemen perusahaan sebaiknya melakukan investasi dengan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan. Untuk menjamin tingkat solvabilitas perusahaan tetap baik manajemen diharapkan dalam kegiatan pendanaan produksi perusahaan melakukan pembiayaan dengan kas dari pada memilih melakukan hutang. Untuk meningkatkan keuntungan perusahaan manajemen perlu melakukan langkah-langkah seperti meningkatkan jumlah penjualan melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.