Tugas Akhir
Pembayaran tagihan listrik melalui (payment point online bank) PPOB guna meningkatkan kualitas layanan pelanggan pada PT. PLN (Persero) distribusi Jawa Timur Area Pelayanan dan Jaringan Malang UP Kebonagung Malang / Boby Baharudin
Abstrak
Kata kunci Kualitas Pelayanan Payment Point Online Bank Persaingan dalam dunia bisnis pada saat ini sangat ketat sehingga membuat perusahaan saling berlomba-lomba memberikan produk yang memuaskan pelanggan. Bukan hanya produk yang bagus akan tetapi perlu juga adanya pelayanan yang baik untuk itu perusahaan dituntut memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Memberikan pelayanan pelanggan yang terbaik sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya saing perusahaan dalam menghadapi lingkungan bisnis yang kompleks dan kompetitif. Setiap strategi yang digunakan oleh perusahaan pada dasarnya bertujuan untuk menarik perhatian dan mempengaruhi konsumen agar mau mengunakan jasa yang ditawarkan. Untuk mencapai tujuan tersebut maka pihak perusahaan dalam pelayanannya konsumen atau pelanggan mendapat kepuasan. Kunci keberhasilan perusahaan yakni mampu memahami kebutuhan konsumen atau nasabah keinginan dan harapan pelanggan. Sebab dapat dikatakan bahwa jika pelayanan yang diterima atau dirasakan sesuai yang diharapkan pelanggan maka pelayanan dapat dipersepsikan baik begitu pula sebaliknya jika pelayanan yang diterima atau dirasakan lebih rendah atau kurang memuaskan dan tidak sesuai yang diharapkan maka dapat dipersepsikan kualitas layanan buruk. Tujuan Penulisan Laporan Tugas Akhir ini mengetahui bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan PT. PLN dengan adanya fasilitas Payment Point Online Bank (PPOB). Prosedur Pembayaran Tagihan Listrik Melalui Payment Point Online Bank (PPOB) Pada PT. PLN Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan Jasa dan Jaringan UP. Kebonagung Malang yaitu (1) pelanggan datang ke bank (2) pelanggan datang ke mitra Payment Point (KUD) dan (3) Pelanggan datang ke ATM. Faktor pendukung (PPOB) yaitu (1) tempat-tempat yang disediakan untuk melakukan pembayaran listrik lebih banyak dan tersebar diberbagai daerah dekat pelanggan (2) hemat waktu dan biaya transportasi. (3) mempersingkat waktu antrian (4) dapat melakukan pembayaran tagihan listrik melalui fasilitas bank lainya (5) dapat membuka peluang bisnis jasa loket pembayaran online (6) PPOB dapat juga membuka lapangan kerja (7) PPOB memungkinkan adanya sinergi dan integrasi pelayanan antar berbagai instansi penyedia layanan public (8) PPOB secara tidak langsung dapat meningkatkan pelayanan pelanggan melalui pembayaran rekening listrik pada PT. PLN. Sedangkan faktor penghambat yaitu (1) Adanya Biaya administrasi yang dibebankan pada pelanggan (2) pelanggan dapat merasakan kemudahan dalam pembayaran listrik akan tetapi dikenakan biaya administrasi sebesar Rp.1600 (3) Seringnya terjadi gangguan jaringa (4) apabila terjadi gangguan pada sistem komputer (offline) yang dapat menghambat kinerja pelayanan pembayaran tagihan listrik (5) Semakin banyaknya persaingan antar perusahaan dalam hal peningkatan pelayanan pelanggan (6) Kurangnya sosialisasi mengenai pembayaran melalui PPOB. Dalam penulisan kali ini penulis berusaha untuk mengamati semua kegiatan- kegiatan yang berhubungan dengan sistem pembayaran listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB) dan setelah itu penulis berusaha mendeskripsikannya.