Tugas Akhir
Strategi promosi produk listrik prabayar pada PT. PLN (Persero) distribusi Jawa Timur Area Palayanan dan JAringan Malang UP Kebonagung Malang / Putri Oktavia
Abstrak
Kata kunci strategi promosi listrik pra bayar Pemahaman tentang strategi promosi oleh semua usaha tidak terkecuali sektor pada PT PLN (Persero). Meskipun PT PLN merupakan perusahaan monopoli akan tetapi perlu juga adanya strategi promosi untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat. Komponen-komponen periklanan promosi penjualan publisitas penjualan pribadi dan pemasaran langsung menawarkan beberapa kemampuan impresif untuk mengkomunikasikan dengan pasar sasaran dan konsumen yang relevan lainnya. Pada pertengahan 2007 PT. PLN (Persero) mengeluarkan produk baru yaitu Listrik Pra Bayar (LPB). Listrik pra bayar adalah cara baru dari PT. PLN yang dipersembahkan kepada pelanggan dalam mengelola konsumsi listrik melalui meter elektronik prabayar yang terpasang di bangunan pelanggan dengan mengendalikan sendiri pemakaian listriknya sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Listrik prabayar ini bukan hanya untuk pelanggan pasang baru namun pelanggan lama dapat mengajukan migrasi dari pasca bayar ke prabayar. Sehingga perlu adanya strategi promosi yang tepat agar masyarakat mengetahui tentang listrik prabayar dan juga untuk meningkatkan jumlah pelanggan listrik prabayar. Strategi Promosi adalah elemen kunci dalam sebuah perusahaan. Strategi promosi diawali dengan (1) Perencanaan strategi promosi Listrik Pra Bayar adapun tahapan rencana promosi ada tujuh diantaranya (a) Menentukan tujuan (b) Mengidentifikasi sasaran yang dituju (c) Menyusun anggaran (d) Menentukan promotional mix (e) Memilih media Mix (f) Mengukur efektifitas (g) Mengendalikan dan memodifikasi kampanye promosi. (2) Penerapan strategi promosi Listrik Prabayar guna meningkatkan jumlah pelanggan yang terdiri dari (a) Periklanan (b) Hubungan Masyarakat (c) Penjualan Pribadi (d) Word Of Mouth/Informasi dari mulut ke mulut (e) Sosialisasi kepada masyarakat umum. (3) Faktor pendukung dan penghambat dalam penarapan strategi promosi Listrik Pra Bayar untuk meningkatkan jumlah pelanggan. Faktor Pendukung diantaranya (a) Citra dan nama besar PT. PLN sudah dikenal masyarakat luas sehingga membantu dalam pelaksanaan promosi (b) PT. PLN. (Persero) UP. Kebonagung Malang mempunyai relasi kerja yang sangat banyak (c) PT. PLN. (Persero) UP. Kebonagung Malang menjual tokennya di berbagai macam bank dan tentunya masyarakat mudah untuk mendapatkan token listrik pra bayar. (d) Sesuai sifat pra bayar maka konsumen listrik pra bayar tidak perlu uang jaminan pelanggan (UJL). (e) PT PLN merupakan perusahaan monopoli sehingga masyarakat mau tidak mau pasti menggunakan jasa PLN karena penerangan dibutuhkan oleh semua orang. Faktor Penghambat antara lain (a) Masyarakat yang awam tentang listrik pra bayar (b) Karena sifatnya pra bayar tentu hal ini tidak berpihak pada target pasar kelas bawah. (c) Pelanggan listrik pra bayar tidak diperkenankan berubah menjadi pelanggan pascabayar. (d) Walaupun PT. PLN sudah menerbitkan berbagai macam produk layanan tetapi tidak semua pelanggan dapat menikmatinya (e) Membutuhkan biaya yang besar jika pemassangan jauh dari gardu utama (f) Proses yang dilalui dalam pemasangan sambung baru sangat lama dan rumit sehingga ini bisa menimbulkan kesan yang negatif. Saran-saran yang mungkin nantinya dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi perusahaan untuk selalu meningkatkan kegiatan-kegiatan promosi (1) PT. PLN. (Persero) UP. Kebonagung Malang harusnya tetap menggencarkan promosi untuk menjaring dan mempertahankan pelanggan (2) PT. PLN. (Persero) UP. Kebonagung Malang harus memilih media promosi yang efektif agar masyarakat dapat mengetahui mengenai listrik pra bayar (3) Prosedur pemasangan listrik pra bayar seharusnya tidak terlalu panjang dan rumit. Sehingga pelanggan tidak mengeluh atas pemasangan listrik pra bayar.