Tugas Akhir
Perancangan sistem kontrol pemilah dan pengemasan telur ayam (Packaging) / Dwi Novia Trisno
Abstrak
Kata kunci Sistem Kontrol Pengemasan Telur Pemilah Telur Sensor Pendeteksi Telur. Tujuan pembuatan Tugas Akhir yang berjudul Perancangan Sistem Kontrol Pemilah Dan Pengemasan Telur Ayam (Packaging) antara lain (1) merancang desain alat kontrol pemilah dan pengemasan telur ayam (2) membuat rangkaian hardware dan software dengan mikrokontroler ATmega16 (3) merangkai semua sistem menjadi sistem kontrol yang kompleks (4) untuk mendapatkan rancangan alat yang sudah teruji. Metode perancangan meliputi (1) perancangan sistem (2) perancangan tiap blok (Hardware) (3) perancangan perangkat lunak (Software) (4) perancangan mekanik alat. Tempat pemilah dan pengemasan telur dilengkapi dengan dua sensor penghitung telur yang pertama dipasang pada konveyor1 apabila telah menghitung 10 kali akan mengaktifkan sistem pemilah telur. Kemudian sensor penghitung yang kedua dipasang pada konveyor2 yaitu menghitung naik setiap mendeteksi telur untuk mengaktifkan pengemasan telur ke dalam egg tray. Hasil yang didapat adalah tegangan keluaran dari sensor dan driver pada saat aktif. Tegangan keluaran dari sensor saat aktif berkisar antara 3.29-3 31Volt Sedangkan tegangan keluaran yang diukur pada basis transistor saat aktif yaitu normal sekitar 0 7Volt sehingga dapat men-driver motor pada mekanik yang telah dirancang. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) alat dirancang dengan melihat berbagai literatur sistem pengepakan di internet dan menyederhanakan sehingga dapat memperkecil biaya peralatan dengan menggunakan konveyor yang digerakkan oleh motor DC (2) rangkaian hardware meliputi rangkaian sensor mikrokontroler ATmega16 dan transistor sebagai saklar relay 12V sedangkan software menggunakan program bahasa C (3) langkah-langkah perakitan alat yaitu pertama memasang motor DC pada tiap konveyor dan mekanik penggerak lain dan memasang sensor pada mekanik yang telah dibuat kemudian dihubungkan pada power supply 12 VDC dan dapat bekerja sesuai rancangan (4) pengujiannya yaitu pertama pengujian rangkaian minimum sistem hingga ditemukan input output yang sesuai dengan rancangan kedua pengujian pada rangkaian sensor penghitung telur apakah dapat mendeteksi dan menghitung objek berupa telur ketiga dilakukan pengujian pada rangkaian driver motor apakah mampu untuk menjalankan motor sesuai rancangan. Untuk mendapatkan sistem yang lebih kompleks lagi bisa menambahkan sensor pendeteksi telur pada egg tray dan sistem keluarnya egg tray agar lebih banyak egg tray yang digunakan.