Tugas Akhir
Penerapan strategi promosi listrik prabayar pada PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan dan Jaringan Malang - Unit Pelayanan Blimbing / M. Fiki Firmansyah
Abstrak
Kata kunci promosi strategi Penelitian ini dilatarbelakangi oleh PT. PLN (Persero) mengeluarkan produk baru yaitu Listrik Pra Bayar (LPB). Listrik pra bayar ini adalah produk layanan terbaru dari PLN. Dengan listrik prabayar ini pelanggan dapat mengendalikan dan mengontrol pemakaian listrik setiap saat. Ini berarti kendali ada di tangan pelanggan sendiri. Karena melihat daerah pemasaran PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan dan Jaringan Malang UP Blimbing Malang ini berada di daerah Kota Malang dan banyak konsumen yang awam atau tidak mengerti sama sekali tentang produk baru dari PLN ini maka PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan dan Jaringan Malang UP Blimbing Malang ini mengalami kesulitan dalam memasarkan produk barunya ini. Konsumen membutuhkan informasi untuk mengetahui keberadaan produk baru ini. Informasi tersebut adalah informasi yang bermanfaat sehingga konsumen dapat membuat pilihan terbaiknya. Promosi dianggap sebagai alat yang mudah untuk menginformasikan suatu produk ke konsumen karena dapat mebuat konsumen menjadi lebih ingat dan percaya pada apa yang di informasikan melalui media promosi tersebut. Penerapan strategi bauran promosi PT PLN (Persero) UP Blimbing adalah sebagai berikut (1) Brosur (2) Radio (3) Spanduk (Sosialisasi). Hasil yang didapat pada startegi bauran promosi PT PLN (Persero) UP Blimbing yaitu adanya pelanggan yang menginginkan untuk memakai listrik prabayar tersebut dan sampai saat ini jumlah pelanggan yang menggunakan listrik prabayar sudah mencapai 47 pelanggan. Dalam menetapkan strategi bauran promosi hendaknya perusahaan lebih mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing variabel bauran promosi sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan promosi yang ditetapkan. Dalam menerapkan startegi bauran promosi PT PLN (Persero) sering tidak menerapkan dengan baik sehingga perlu diadakan evaluasi misalnya banyak pegawai lapangan yang tidak memberikan informasi produk kepada pelanggan penempatan media luar ruangan yang kurang efektif karena ditempatkan hanya pada outlet perusahaan.