UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan penerapan metode ceramah (konvensional) dan pendekatan kontekstual model bertanya (questioning) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMAN 9 Malang (dalam pembahasan materi konsumsi dan investasi) / Tona Aktodhiarama

Aktodhiarama, Tona - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Aktodhiarama Tona. 2010. Perbedaan Penerapan Metode Ceramah (Konvensional) dan Pendekatan Kontekstual Model Bertanya (Questioning) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X SMAN 9 Malang (Dalam Pembahasan Materi Konsumsi dan Investasi). Skripsi Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Koperasi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Agung Haryono S.E. M.P (II) Agus Sumanto S.E M. SA. Kata-Kata Kunci Metode Ceramah (Konvensional) Pendekatan Kontekstual Model Questioning Hasil belajar Ekonomi. Upaya untuk memperbaiki mutu proses belajar mengajar serta hasil belajar tidaklah cukup dengan perubahan kurikulum saja melainkan perlu dilihat siapa yang ikut terlibat dalam proses belajar mengajar tersebut dan pendekatan yang di gunakan kepada siswa. Proses belajar mengajar tentunya melibatkan banyak faktor antara lain siswa guru minat belajar siswa metode dan pendekatan yang di gunakan dan tentunya orang tua juga sangat mendukung tercapainya tujuan yang dicita-citakan khususnya peningkatan hasil belajar siswa. Proses belajar-mengajar perlu dilakukan dengan tenang dan menyenangkan. Hal tersebut tentu akan menuntut aktivitas dan kreativitas guru dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Proses belajar-mengajar dikatakan efektif apabila seluruh peserta didik terlibat secara aktif baik mental fisik maupun sosial dalam pendidikan. Pelaksanaan proses belajar mengajar di SMA Negeri 9 Malang khususnya mata pelajaran Ekonomi seringkali pembelajaran membosankan dan masih menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu metode ceramah yang bersifat berpusat pada guru (teacher centered) sehingga siswa cenderung pasif dan hanya siswa tertentu yang mau aktif. Maka dari itu peneliti akn mencoba menerapkan pendekatan kontekstual model bertanya (questioning). Untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) sebab penelitian ini menggunakan dua kelas satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen dalam penelitian ini adalah kelas yang dalam proses pembelajaran menggunakan Pendekatan Kontekstual model Bertanya (Questioning) sedangkan kelas kontrol adalah kelas yang dalam proses pembelajarannya menggunakan metode ceramah (Konvensional). Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design dengan pre tes dan post tes serta pemilihan kelompok sampel yang dilakukan dengan dipilih 2 kelas dengan teknik purposive sampling. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa kedua kelas tersebut memiliki potensi yang hampir sama. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah silabus dan RPP wawancara lembar observasi kegiatan guru dalam kelas soal pre tes soal post tes soal tugas kelompok dan catatan lapangan. Hasil belajar siswa diukur berdasarkan hasil pre test dan post test. Hasil belajar siswa yang diajar dengan pendekatan Bertanya (Questioning) lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar dengan metode konvensional. Hal ini dibuktikan dengan adanya nilai rata-rata kelas eksperimen setelah diberi perlakuan pada saat post test yaitu 82.82 sedangkan rata-rata kelas kontrol setelah diberi perlakuan pada saat post test yaitu 76.21. Setelah di adakan perlakuan dan post test maka nilai dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda secara signifikan. Dapat di simpulkan bahwa kedua rata rata tidak identik karena nilai Sig. (0 000) 0 05. Keadaan ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual model bertanya (Questioning) dapat menghasilkan hasil belajar yang tinggi. Dengan menggunakan pendekatan kontekstual model bertanya (questioning) siswa dapat meningkatkan hasil belajarnya dengan memilih metode dan pendekatan pembelajaran yang menjadikan siswa lebih aktif dan tidak membosankan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Sehingga dapat mendukung kegiatan belajar di kelas bagi Guru dapat menerapkan pendekatan kontekstual model bertanya dalam kegiatan belajar mengajar untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Bagi pihak SMA N 9 Malang perlu kiranya penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam upaya meningkatkan keterampilan mengajar guru yang dapat mendukung hasil belajar siswa Kepada peneliti lain dapat menggunakan populasi dan sampel penelitian yang lebih luas serta dengan materi yang berbeda agar mendapatkan data yang lebih baik dalam penelitian tentang pendekatan kontekstual model bertanya (Questioning).


Informasi Detail
DDC
Rs 330.076 AKT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ekonomi, 2010.
Deskripsi Fisik
xi, 190 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02206/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. EKONOMI - PRESTASI BELAJAR
2. EKONOMI - PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

Pembimbing
1. AGUNG HARYONO ; 2. AGUS SUMANTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik