Skripsi
Perbedaan keterampilan hubungan interpersonal antara siswa kelas olimpiade dan siswa kelas reguler di SMA Negeri 5 Malang / Fifi Setia Desianti
Abstrak
PERBEDAAN KETERAMPILAN HUBUNGAN INTERPERSONAL ANTARA SISWA KELAS OLIMPIADE DAN SISWA KELAS REGULER DI SMA NEGERI 5 MALANG Fifi Setia Desianti ABSTRAK Keterampilan hubungan interpersonal merupakan kecakapan sosial yang perlu dimiliki oleh setiap anak. Kecakapan itu diperlukan untuk dapat melakukan interaksi dengan lingkungan sekitar. Sekolah merupakan lingkungan untuk mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal karena siswa banyak menghabiskan waktu dan kesempatan untuk berinteraksi dengan sesama siswa guru dan pihak sekolah lain. Tujuan penelitian adalah untuk (1) Mengetahui tingkat keterampilan hubungan interpersonal siswa kelas olimpiade di SMAN 5 Malang (2) Mengetahui tingkat keterampilan hubungan interpersonal siswa kelas reguler di SMAN 5 Malang dan (3) Mengetahui adanya perbedaan keterampilan hubungan interpersonal antara siswa kelas olimpiade dan siswa kelas reguler di SMAN 5 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas olimpiade dan siswa kelas reguler SMAN 5 Malang. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas olimpiade dengan jumlah 65 siswa dan siswa kelas reguler kelas X dan XI berjumlah 127 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk siswa kelas olimpiade dan Stratified Random Sampling untuk siswa kelas reguler. Pengumpulan data menggunakan inventori keterampilan hubungan interpersonal dengan skala selalu sering kadang-kadang dan tidak pernah. Teknik analisis yang digunakan adalah persentase dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) 8% siswa kelas olimpiade memiliki keterampilan hubungan interpersonal sangat tinggi 82% tinggi 10% sedang dan tidak ada siswa yang memiliki keterampilan hubungan interpersonal kurang dan sangat kurang 2) 3% siswa kelas reguler memiliki keterampilan hubungan interpersonal sangat tinggi 83% tinggi 18% sedang dan tidak ada siswa yang memiliki keterampilan hubungan interpersonal kurang dan sangat kurang 3) berdasarkan hasil analisis ujit nilai t tabel adalah sebesar 1 980 dan nilai t hitung sebesar 0 045 dengan signifikansi (Sig) 0 964. Karena nilai t hitung (0 045) t tabel (1 980) dengan demikian hipotesis nihil diterima dan hipotesis alternative ditolak pada taraf signifikansi 95%. Dapat disimpulkan bahwa