Skripsi
Pengaruh pemberian kompensasi terhadap disiplin kerja melalui motivasi kerja (Studi pada pegawai tidak tetap Depo Farmasi RSU Dr. Saiful Anwar Malang) / Apsari Puspitaning Ati
Abstrak
ABSTRAK Ati Apsari Puspitaning. 2010. Pengaruh Pemberian Kompensasi Terhadap Disiplin Kerja Melalu Motivasi Kerja (Studi pada Pegawai Tidak Tetap Depo Farmasi RSU Dr. Saiful Anwar Malang). Skripsi Jurusan Manajemen Konsentrasi Sumber Daya Manusia. Program studi S1 Manajemen Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Syihabudhin S.E. M.Si. (2) Drs. I Nyoman Saputra M.Si. Kata kunci kompensasi finansial kompensasi non finansial motivasi kerja disiplin kerja. Salah satu bentuk perhatian yang dapat diberikan perusahaan kepada pegawai dalam mensejahterakan pegawainya adalah dengan pemberian kompensasi yang memadai. Kompensasi merupakan unsur yang dapat digunakan untuk memotivasi pegawai. Selain itu kompensasi atau balas jasa dapat berperan penting dalam menciptakan disiplin kerja pegawai artinya semakin besar balas jasa yang diberikan kepada pegawai maka semakin baik pula kedisiplinan pegawai tersebut. Adanya disiplin yang baik dalam perusahaan merupakan salah satu kunci suksesnya sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompensasi terhadap disiplin kerja melalui motivasi kerja pegawai tidak tetap Depo Farmasi RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian ini dilaksanakan di Depo Farmasi RSU Dr. Saiful Anwar Malang pada bulan Januari-Februari 2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research yaitu menjelaskan hubungan kautsal antar variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai Depo Farmasi dengan status kepegawaian adalah pegawai tidak tetap (Non PNS) yang berjumlah 104 orang sedangkan sampelnya diambil menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 83 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional Random Sampling. Dalam penelitian ini mempunyai variabel bebas yaitu kompensasi finansial (X1) kompensasi non finansial (X2) variabel intervening yaitu motivasi kerja (Z) dan variabel terikat yaitu disiplin kerja (Y). Analisis data yang dipakai adalah analisis jalur (Path Analysis). Tujuan dari analisis jalur adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian ini dapat diketahui (1) terdapat signifikansi pengaruh langsung kompensasi finansial terhadap motivasi kerja sebesar 0 333. (2) terdapat signifikansi pengaruh langsung kompensasi finansial terhadap disiplin kerja sebesar 0 204. (3) terdapat signifikansi pengaruh langsung kompensasi non finansial tehadap motivasi kerja sebesar 0 438. (4) terdapat signifikansi pengaruh langsung kompensasi non finansial terhadap disiplin kerja sebesar 0 373. (5) terdapat signifikansi pengaruh langsung motivasi kerja terhadap disiplin kerja sebesar 0 340. (6) terdapat pengaruh tidak langsung kompensasi finansial terhadap disiplin kerja melalui motivasi kerja sebesar 0 113. (7) terdapat pengaruh tidak langsung kompensasi non finansial terhadap disiplin kerja melalui motivasi kerja sebesar 0 148. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan agar pihak pimpinan Depo Farmasi RSSA Malang perlu lebih memperhatikan hak-hak pegawai yang belum diberikan diantaranya hak cuti tahunan yang sesuai UU Ketenagakerjaan transparansi pemotongan insentif dan adil dalam pemberlakuan tata tertib di Depo Farmasi RSSA Malang. Sedangkan untuk absensi setiap datang dan pulang kerja sebaiknya tetap dipertahankan dan ditingkatkan.