Skripsi
Kemampuan pemahaman membaca dan menyimak Bahasa Jerman pembelajar lanjut usia (Lansia) oleh Dini Novianti
Abstrak
pembelajar lanjut usia memiliki banyak keunikan khususnya karena mereka mempelajari bahasa asing pada saat mereka telah jauh sekali melewati usia kritis untuk pemerolehan bahasa kedua.pada orang dewasa bahasa kedua diperoleh dengan cara pemerolehan dan belajar.dalam sebuah penelitian crosssectional (lumbantobing 1994 10)ditemukan fakta bahwa kebanyakan namun tadak semua individu mengalami gangguan memori dan belajar dengan melanjutnya usia. DAn hasil penelitian itu tentunya para lanjut usia akan mengalami gangguan dalam proses belajar bahasa tidak lepas dari aspek reseptif(penyerapan)dan produktif.pada tahap reseptif mereka dituntut untuk menangkap atau menyerap serta memahami apa yang didengar dan dibaca pada saat proses belajar mengajar berlangsung.