Tesis
Hubungan kompensasi, iklim organisasi dan komitmen dengan kinerja pegawai Dinas Dikpora Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat / Rifaid
Abstrak
Rifaid. 2010. Hubungan Kompensasi Iklim Organisasi dan Komitmen dengan Kinerja Pegawai Dinas Dikpora Kabupaten Bima. Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Willem Mantja M. Pd (II) Dr. Bambang Budi Wiyono M. Pd Kata kunci kompensasi iklim organisasi komitmen dan kinerja Seiring Indonesia memasuki era reformasi dimana nuansa kebebasan di masyarakat semakin luas dan di dukung oleh perubahan faktual peran pemerintah daerah yang mulai terbuka dalam sebuah koridor UU. Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Otonomi Pemerintah Daerah dimana akan menuntut wacana lebih luas tentang peran pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Oleh karena itu Pemerintah daerah khususnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Dikpora) praktis dituntut untuk lebih meningkatkan kinerja pegawainya. Hal ini disebabkan agar dapat mengimbangi tuntutan masyarakat yang berubah begitu cepat. Untuk meningkatkan kualitas kinerja tersebut diperlukan adanya tingkat kesejahteraan yang memadai berupa kompensasi esensial yang benar dan komitmen yang didukung oleh loyalitas dan kemauan kerja yang tinggi serta iklim kerja organisasi yang kondusif. Dengan demikian kompensasi iklim kerja organisasi dan komitmen bagi pegawai Dinas Dikpora Kabupaten Bima menjadi persyaratan utama jika pegawai ingin meningkatkan performance atau kinerja. Kompensasi penting bagi pegawai Dinas Dikpora sebagai individu karena besarnya kompensasi memerlukan ukuran nilai karya mereka di antara pegawai itu sendiri keluarga dan masyarakat. Bila para pegawai memandang kompensasi mereka tidak memadai maka prestasi kerja motivasi dan kinerja mereka bisa turun secara dramatis. Kinerja pegawai dalam melaksanakan tugasnya sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Di antara faktor eksternalnya adalah iklim kerja organisasi. Sebab kondisi kerja yang kondusif akan membantu meningkatkan semangat kerja pegawai yang akhirnya akan mempengaruhi hasil kinerja pegawai yang bersangkutan. Performance pegawai selain dipengaruhi oleh tingkat kesejahteraan dan iklim kerja organisasi yang kondusif juga dipengaruhi oleh komitmen. Sebab komitmen dipandang sebagai suatu sikap dimana individu melibatkan dirinya dalam organisasi tertentu sekaligus mendukung tujuan-tujuan organisasi tersebut. Kompensasi iklim kerja organisas dan komitmen merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Dikpora Kabupaten Bima. Untuk mengkajinya penelitian ini dilakukan dengan rumusan masalah sebagai berikut (1) Apakah ada hubungan yang signifikan antara variabel kompensasi dengan variabel kinerja (2) Apakah ada hubungan yang signifikan antara variabel iklim organisasi dengan variabel kinerja (3) Apakah ada hubungan yang signifikan antara variabel komitment dengan kinerja dan (4) Apakah ada hubungan yang signifikan antara variabel kompensasi iklim organisasi dan komitmen dengan variabel kinerja pegawai (5) seberapa tinggi sumbangan efektif variabel kompensasi iklim kerja organisasi komitmen terhadap variabel kinerja pegawai. Sesuai dengan rumusan masalah di atas penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Penelitian ini mengkaji pengaruh kompensasi (X1) iklim kerja organisasi (X2) dan komitmen (X3) sebagai variabel bebas kinerja pegawai (Y) sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Dikpora Kabupaten Bima dengan populasi 158 orang pegawai dan sampel 113 orang pegawai. Sampel diambil dengan teknik sampel acak proposional. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen koesioner dengan menggunakan skala empat yang merujuk pada skala Likert. Instrumen yang telah disusun diuji coba tingkat validitasnya dengan teknik product moment dari Pearson. Sedangkan estimasi reliabilitas instrumen dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Hasil uji coba instrumen dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 16 for window. Teknik analisa data yang dilakukan dalam penelitian ini mencakup analisa diskriptif uji persyaratan analisa yang mencakup uji normalitas dengan teknik Kolmogorov Smirnov dan uji linearitas dengan teknik Scatter uji hipotesis yang mencakup uji t untuk mengetahui korelasi antar variabel secara parsial dan uji regresi ganda untuk mengetahui korelasi variabel secara bersama-sama. Analisa hasil peneltian dengan bantuan program SPSS versi 16 for window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kompensasi dengan kinerja pegawai Dinas Dikpora kabupaten Bima dengan sig 2 tailed 0 002 945 0 05 (2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara iklim kerja organisasi dengan kinerja pegawai Dinas Dikpora kabupaten Bima dengan sig 2 tailed 0 000 945 0 05 (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara komitmen dengan kinerja pegawai Dinas Dikpora kabupaten Bima dengan sig 2 tailed 0 000 945 0 05 (4) terdapat hubungan yang signifikan antara kompensasi iklim kerja organisasi dan komitmen dengan kinerja pegawai Dinas Dikpora Kabupaten Bima dengan sig 0 000 945 0 05. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut (1) Dinas Dikpora Kabupaten Bima dalam meningkatkan kinerja pegawai perlu merancang kebijakan kompensasi baik finansial maupun non finansial. Kebijakan yang dimaksud dimulai dengan kegiatan pengukuran kinerja pegawai secara terukur dan obyektif. Dari hasil pengukuran kinerja ini dapat dijadikan dasar dalam penentuan pemberian kompensasi terhadap pegawai. Kebijakan tersebut harus dilaksanakan secara obyektif dan terbuka. Apabila kebijakan tersebut dilaksanakan secara simultan konsisten dan didukung oleh partisipasi pegawai diharapkan kinerja pegawai akan meningkat (2) Dinas Dikpora Kabupaten Bima dalam meningkatkan kinerja pegawai harus merancang kebijakan untuk meningkatkan iklim kerja organisasi baik dari dimensi ekologi dimensi sosial maupun dimensi sistem budaya. Terutama sekali adalah dimensi sosial yang berkaitan dengan kepemimpinan Kepala dinas Dikpora Kabupaten Bima. Sebab gaya kepemimpinan adalah merupakan salah satu dimensi sosial yang dapat mempengaruhi iklim kerja organisasi. Keberhasilan pemimpin bukan disebabkan oleh prestasi pegawai tetapi tanggungjawabnya untuk mengembangkan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif obyektif dan terbuka (3) Pihak Dinas Dikpora perlu menumbuhkan dan memupuk komitmen para pegawai dalam rangka meningkatkan performansi dengan memenuhi kebutuhan dan menyediakan sarana pelayanan yang diperlukan serta menjaga dan mempunyai citra lembaga yang baik di masyarakat.