UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Validasi metode gabungan polarisasi ganda Lane-Eynon dan persamaan standard gula (MGPGLEPSG) dalam penentuan kadar individual glukosa dan fruktosa dalam tetes tebu / Tuti Winarnik

Winarnik, Tuti - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci tetes tebu kadar glukosa kadar fruktosa MGPGLEPSG validasi. Kadar glukosa dan fruktosa dalam larutan gula biasanya ditentukan dengan metode HPLC. Dalam kasus tertentu di mana kadar glukosa dan fruktosa cukup tinggi seperti dalam tetes tebu pengukuran dengan metode HPLC menjadi bias karena faktor pengenceran. Sedangkan metode polarisasi ganda dan Lane-Eynon yang sudah baku hanya dapat menentukan kadar sukrosa dan gula reduksi (total kadar glukosa dan fruktosa) sehingga tidak dapat mengukur kadar glukosa dan fruktosa secara individu. Maka dari itu dalam penelitian ini dikembangkan suatu metode yang dapat mempartisi gula reduksi menjadi glukosa dan fruktosa yaitu metode Gabungan Polarisasi Ganda Lane-Eynon dan Persamaan Standard Gula (MGPGLEPSG). Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui persamaan standard gula yang menunjukkan hubungan antara nilai %pol dengan %sukrosa %glukosa dan %fruktosa (2) untuk mengetahui nilai persen repitabilitas (ketelitian) dan rekoveri (ketepatan) Metode Gabungan Polarisasi Ganda Lane-Eynon dan Persamaan Standard Gula (MGPGLEPSG) dalam menentukan kadar individual glukosa dan fruktosa dalam tetes tebu (3) untuk mengetahui perbandingan kadar glukosa dan fruktosa pada 30 sampel tetes tebu dari 30 pabrik gula di Jawa musim giling 2009. Penelitian ini bersifat eksperimental dan dilakukan di laboratorium Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian meliputi penyusunan rumus standard gula uji ketepatan (rekoveri) dan uji ketelitian (repitabilitas) serta aplikasi metode terhadap 30 sampel tetes tebu dari 30 pabrik gula di Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persamaan standard gula yang dihasilkan adalah %Pol 0 1455 0 9609.%Sukrosa 0 8134.%Glukosa 1 2795.%Fruktosa dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0 9979 dan kesalahan estimasi (Sy) sebesar 0 06 (2) Nilai persen repitabilitas Metode Gabungan Polarisasi Ganda Lane-Eynon dan Persamaan Standard Gula (MGPGLEPSG) untuk menentukan kadar glukosa dalam tetes tebu sebesar 1 33% dan rekoveri sebesar 103 9 61617 9 5%. Sementara untuk penentuan kadar fruktosa repitabilitasnya adalah 0 37% dan rekoverinya adalah 95 5 61617 6 5% (3) aplikasi metode yang diteliti terhadap 30 sampel tetes tebu musim giling 2009 dari 30 pabrik gula di Jawa menunjukkan bahwa kadar glukosa dalam tetes tebu berkisar antara 5 13% sampai 9 90% atau rata-rata 7 67% sedangkan kadar fruktosa berkisar antara 8 98% sampai 13 26% atau rata-rata 11 64%. Dengan demikian perbandingan kadar glukosa dan fruktosa dalam tetes tebu sekitar 1 1 5.


Informasi Detail
DDC
Rs 664.5 WIN v
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2010.
Deskripsi Fisik
viii, 125 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02427/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. TETES TEBU - KADAR GLUKOSA
2. TETES TEBU - KADAR FRUKTOSA

Pembimbing
1. SUBANDI ; 2. BAMBANG EDI SANTOSO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik